SuaraBali.id - Botol plastik menjadi salah satu penyumbang sampah plastik yang jumlahnya kian bertambah.
Ragam upaya dilakukan untuk menekan angka sampah plastik yang dihasilkan.
Upaya itu juga yang dilakukan untuk mengatasi permasalahan sampah di Pulau Bali.
Sebagai destinasi wisata internasional, Pulau Dewata juga menghadapi permasalahan untuk menekan angka sampah plastik.
Menghadapi problematika tersebut, AQUA juga turut berkontribusi dalam upaya daur ulang kembali botol plastik.
Produsen air mineral itu berupaya untuk mengumpulkan, memilah, hingga memproses kembali sampah botol plastik yang menggunung agar bisa didaur ulang menjadi botol siap pakai kembali.
Sehingga, upaya tersebut juga mewujudkan ekonomi sirkular yang dapat berjalan dan berkelanjutan.
Proses daur ulang itu juga melibatkan Bali PET yang menyediakan fasilitas yang dapat menghasilkan produk cacahan plastik.
Tak hanya di Bali, upaya itu juga dilakukan di sejumlah daerah di Indonesia seperti di Lombok, Nusa Tenggara Barat, di Pulau Jawa, hingga ke Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.
Baca Juga: Potensi Stablecoin: Kunci Indonesia Menuju Pusat Kripto Regional
Vice President General Secretary Danone Indonesia, Vera Galuh Sugijanto mengutarakan niatnya untuk menjadikan pengolahan sampah bukan hanya sebagai solusi lingkungan, melainkan salah satu pendukung kualitas hidup masyarakat.
“Kami ingin menunjukkan bahwa pengelolaan sampah yang terintegrasi dan kolaboratif bukan hanya solusi lingkungan, tetapi juga bagian dari gaya hidup sehat yang mendukung kualitas hidup masyarakat yang lebih baik,” ujar Vera, Jumat (22/8/2025).
Dalam melakukan upayanya tersebut, AQUA juga melibatkan lebih dari 25 ribu mitra termasuk konsumen untuk menjalankan ekonomi sirkular tersebut.
Dengan upaya masif itu, sebagian besar produk AQUA juga sudah dapat didaur ulang.
“AQUA juga terus berinovasi untuk menghadirkan solusi kemasan dengan meminimalisir penggunaan plastik, saat ini lebih dari 96 persen kemasan AQUA sudah dapat didaur ulang dan seluruh produk AQUA telah mengandung hingga 25 persen material daur ulang,” imbuh Vera.
Keterlibatan mitra itu juga terasa ketika melihat langsung Bali PET di Denpasar pada kegiatan Circularity Tour, Jumat (22/8/2025).
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Bule Geber Motor Depan Dirjen Imigrasi, Ketahuan Overstay Akhirnya Dideportasi dari Bali
-
Pura Desa Adat di Buleleng Terbakar, Beringin Berusia Ratusan Tahun Ikut Hangus
-
BRImo Taiwan Sabet Penghargaan Inovasi 2026, Permudah Transaksi PMI di Luar Negeri
-
Sungai-sungai di Mataram Berubah Jadi 'Lautan Sampah' Saat Kemarau
-
DPLK BRI Kantongi Kehati ESG Award 2026 Berkat Konsistensi Terapkan Prinsip ESG