SuaraBali.id - Penyesuaian Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) untuk pajak bumi dan bangunan (PBB) naik di tiga kecamatan Badung, Bali.
Tiga kecamatan yang dimaksud adalah Kuta, Kuta Utara, dan Kuta Selatan.
Penyesuaian ini dilakukan karena terakhir kali perubahan NJOP di Badung dilakukan pada tahun 2020.
Menurut Kepala Bapenda Badung, Ni Putu Sukarini, menjelaskan bahwa langkah ini sesuai amanat UU Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan Pusat dan Daerah, yang mewajibkan pembaruan NJOP maksimal setiap tiga tahun sekali.
“Penetapan nilai ketetapan PBB didasarkan pada Nilai Jual Kena Pajak (NJKP) sebesar 20–100 persen dari NJOP, setelah dikurangi nilai tidak kena pajak,” jelasnya, Senin (18/8/2025) di Kabupaten Badung sebagaimana diwartakan beritabali.com - jaringan suara.com.
Akan tetapi tak semua objek yang PBB nya naik, menurut Sukarini sejak 2017 Pemkab Badung telah menggratiskan PBB untuk rumah tinggal, lahan pertanian, lahan hijau, dan tanah yang tidak dikomersialkan.
Sehingga apabila ada masyarakat yang masuk kategori tersebut namun masih menerima tagihan, mereka bisa mengajukan permohonan penghapusan pajak ke Bapenda.
Hingga kini, dari total 240 ribu Nomor Objek Pajak (NOP), sebanyak 125 ribu objek pajak sudah digratiskan dengan pengurangan 5–50 persen.
Kenaikan Berlaku untuk Lahan Komersial
Baca Juga: HUT RI ke-80 di Bali Diikuti Turis, Ikut Lomba Balap Kelereng Sampai Rampas Tongkat
Meski begitu, sekitar 67 ribu NOP mengalami kenaikan, terutama untuk lahan komersial seperti vila, restoran, tempat hiburan, serta tanah yang mengalami perubahan fungsi atau perluasan.
“Awalnya izinnya rumah tinggal, kemudian berkembang jadi akomodasi sewa atau usaha. Maka keluar ketetapan pajak baru sesuai fungsi lahan,” pungkas Sukarini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
Terkini
-
Cuan Puluhan Miliar! Jambu Mete dari Lahan Kering NTB Kini Tembus Pasar Internasional
-
Anggaran PON 2028 Rp1 Triliun, DPRD NTB Pilih Mundur Jadi Tuan Rumah
-
Imigrasi Tangkap 3 WNA di Bali Diduga PSK Tarif Belasan Juta
-
WNI dan WNA Dilaporkan Hilang Tertimbun Longsor Masih Dicari
-
Darya-Varia Hadirkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis dengan DiVi Lab di Self-Care AMRUN 5K 2026, Bali