SuaraBali.id - Festival Belanja Erafone di Bali dan Nusa Tenggara menawarkan paket bundling Oppo Reno 14 dan IM3 paket Platinum 50 GB/12 bulan hanya dengan Rp 200.000.
Penawaran ini berlaku pada 15–31 Agustus 2025 di seluruh store Erafone wilayah Bali dan Nusa Tenggara.
Indosat bersama Erafone dan Oppo resmi menggelar Festival Belanja yang membawa sederet promo menarik dan penawaran ekslusif.
Penawaran ini salah satunya pembeli Smartphone Oppo dengan Tipe Reno 14 sudah bisa mendapatkan layanan pascabayar IM3 Platinum dengan kuota besar, prioritas jaringan, serta perlindungan digital melalui fitur SATSPAM.
Bersama Erafone dan Oppo, IM3 menyapa langsung masyarakat melalui rangkaian Festival Belanja di tiga lokasi utama:
• Erafone and More Teuku Umar Denpasar
• Erafone and More Lombok Epicentrum Mall
• Erafone Megastore Kupang
Head of Region East Java, Bali Nusra, Kalimantan Erajaya Mulyana Sopian mengatakan bahwa melalui Festival Belanja Erafone, kami ingin memberikan kemudahan akses dan pilihan produk yang lebih lengkap, sekaligus menghadirkan pengalaman belanja yang bernilai tambah bagi masyarakat.
Baca Juga: Revolusi Sampah Denpasar: 5.000 Teba Modern Jadi Solusi Hadapi Penutupan TPA Suwung
“Erafone memiliki hampir 40 store di Bali dan Nusa Tenggara, dan jumlah ini akan terus bertambah seiring meningkatnya potensi pasar di wilayah ini,” ujarnya.
Sementara itu Regional General Manager Oppo Bali, menyampaikan bahwa paket yang ditawarkan adalah Oppo Reno 14 yang memiliki keunggulan salah satunya video 4K yang mumpuni untuk membuat tayangan video dengan kualitas jernih.
“Bundling ini memberikan pelanggan kesempatan untuk memiliki smartphone berkualitas dengan paket internet lengkap, sehingga mereka dapat menikmati konektivitas dan hiburan tanpa batas,” ujarnya.
Sementara kelebihan IM3 Platinum, selain prioritas jaringan dan harga yang relatif murah juga menghadirkan fitur SATSPAM, inovasi berbasis AI yang secara proaktif melindungi pelanggan dari ancaman scam dan spam.
Menurut EVP–Head of Circle Java Indosat Ooredoo Hutchison, Fahd Yudhanegoro fitur ini sejalan dengan semangat kemerdekaan karena bisa melindungi pelanggan dari penipuan digital.
“SATSPAM menjadi simbol kemerdekaan dari ancaman penipuan digital, sekaligus membuka peluang lebih luas bagi masyarakat untuk memanfaatkan teknologi secara aman dan bermanfaat. Rasa aman di ruang digital adalah hak semua orang, dan teknologi harus menjadi pelindung, bukan sekadar penghubung,” jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
Terkini
-
Kena OTT KPK, PAN Langsung Pecat Lalu Ahmad Zaini Sebagai Kader
-
Dua Tersangka Kasus Santri Terbakar Diperiksa Polisi
-
Penembak Sekuriti dan Warga Negara Maroko di Bali Punya Izin Senpi
-
Operasi Senyap KPK Berlanjut, Giliran Bupati Lombok Barat Ditangkap!
-
Balon Gas Meledak Saat Perayaan Hari Koperasi di Bali, 11 Orang Terluka