SuaraBali.id - Aktivitas seismik tinggi menyebabkan Nusa Tenggara Barat (NTB) diguncang sebanyak 516 gempa bumi selama Juli 2025.
Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) aktivitas seismik yang tinggi membuat adanya sesar aktif di sekitar Tambora.
"Sebaran gempa didominasi oleh aktivitas sesar aktif sekitar Tambora, zona subduksi Indo-Australia, serta Flores Back Arc Thrust," kata Kepala Stasiun Geofisika Mataram Sumawan, Jumat (1/8/2025).
Menurutnya mayoritas gempa memiliki magnitudo di bawah 3,0 dan kedalaman kurang dari 60 kilometer. Jenis itu tergolong gempa mikro dan umumnya tidak dirasakan oleh masyarakat.
Kendati demikian ada empat kejadian gempa yang dilaporkan dirasakan oleh warga di sejumlah wilayah NTB dan Bali.
Gempa paling kuat terjadi pada 17 Juli 2025 dengan kekuatan mencapai 5,7 magnitudo yang terjadi pada kedalaman 26 kilometer.
Guncangan gempa yang berpusat di Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur tersebut terasa hingga ke Nusa Tenggara Barat, Sumba Timur, dan Karangasem di Bali.
Aktivitas gempa terbanyak tercatat pada 3 Juli dengan 35 kejadian dalam satu hari. Keseluruhan gempa saat itu berada pada rentang kekuatan di bawah 3,0 magnitudo.
Sumawan memaparkan sebanyak 399 gempa juga tercatat pada kedalaman kurang dari 60 kilometer yang menunjukkan dominasi gempa dangkal di Nusa Tenggara Barat.
Baca Juga: Fornas NTB Menampilkan Peserta Berbikini Langsung Diprotes Keras
"Kami mengimbau masyarakat tetap tenang dan hanya mengakses informasi dari sumber resmi yang terverifikasi," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
Pilihan
-
Rumus Keliling Lingkaran Lengkap dengan 3 Contoh Soal Praktis
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
Terkini
-
5 Fakta Terbaru Penanganan Kejahatan Turis Asing di Pulau Dewata
-
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas IX Halaman 110 Kurikulum Merdeka: Hati-Hati Tukang Tipu!
-
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas VII Halaman 98 Kurikulum Merdeka: Membuat Sorbet Buah
-
Kunci Jawaban Informatika Kelas X Halaman 22 Kurikulum Merdeka : Data, Informasi dan Validasi
-
Jadi Idola Gen Z, Ini Kelebihan Macbook Dibanding Laptop Lain