Giri Prasta menambahkan, Pemerintah Provinsi Bali tidak tinggal diam dan telah melakukan langkah antisipatif.
Hal ini juga akan dibahas saat kedatangan Kapolri dalam waktu dekat.
Kronologi Kejadian
Sebagaimana diketahui,peristiwa tersebut terjadi ketika di TKP sedang dilakukan sabung ayam yang diikuti sejumlah warga pada Sabtu (14/6/2025) sekitar pukul 17.00 WITA.
Sebelum kejadian, I Wayan Luwes atau Jro Luwes disebut datang ke lokasi dalam keadaan mabuk.
Keributan kemudian terjadi antara Jro Luwes dan korban Komang Alam Sutawan.
Keributan tersebut diduga terjadi karena kesalahpahaman antara keduanya.
“Korban bernama Komang Alam Sutawan, yang terlibat keributan dengan pelaku bernama I Wayan Luwes alias Jro Luwes. Keributan diduga akibat salah paham antara kedua belah pihak,” ujar Kepala Seksi Humas Polres Bangli, AKP Wayan Sarta.
Pasca kejadian tersebut, Alam sempat dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Bangli untuk mendapatkan penanganan medis.
Baca Juga: Apa Itu Arak Bali? Diperingati Hari Ini 29 Januari 2024
Namun, saat itu korban telah dinyatakan meninggal dunia. sementaram Jro Luwes juga sempat mendapat perawatan di Rumah Sakit BMC Bangli dan dirujuk ke RSUP Prof. Ngoerah.
“Akibat kejadian tersebut, Komang Alam Sutawan dibawa untuk penanganan medis menggunakan ambulans ke RSU Bangli dan dinyatakan meninggal dunia,” imbuhnya.
Sarta menjelaskan jika kondisi di Desa Songan dan sekitar Kintamani saat ini berangsur membaik.
Situasi di sekitar lokasi terus dipantau oleh pihak kepolisian. Selain itu, polisi juga tengah melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut.
“Situasi di Desa Songan, Kintamani saat ini kondusif, dan pihak kepolisian terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap motif dan kronologi kejadian sebenarnya,” pungkasnya.
Kontributor : Putu Yonata Udawananda
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Kena OTT KPK, PAN Langsung Pecat Lalu Ahmad Zaini Sebagai Kader
-
Dua Tersangka Kasus Santri Terbakar Diperiksa Polisi
-
Penembak Sekuriti dan Warga Negara Maroko di Bali Punya Izin Senpi
-
Operasi Senyap KPK Berlanjut, Giliran Bupati Lombok Barat Ditangkap!
-
Balon Gas Meledak Saat Perayaan Hari Koperasi di Bali, 11 Orang Terluka