SuaraBali.id - Seorang pria bernama Komang Alam Sutawan harus meregang nyawa di arena sabung ayam yang ada di Desa Songan, Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali, Sabtu (14/6/2025).
Dia dianiaya hingga tewas oleh I Wayan Luwes di lokasi kejadian.
Menanggapi kejadian tersebut, Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta menjelaskan bahwa dirinya menyayangkan atas terjadinya peristiwa yang terjadi di arena sabung ayam atau tajen itu.
“Kami menyayangkan sekali hal itu bisa terjadi dan semoga ini kali pertama yang terjadi dan tidak terulang lagi,” ujar Giri Prasta saat ditemui di Gedung Wiswa Sabha Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Senin (16/6/2025).
Mantan Bupati Badung itu menekankan pentingnya konsep menyama braya atau menjaga persaudaraan antar sesama di Bali.
Selain itu, Giri juga menekankan faktor alkohol yang juga diduga menyebabkan peristiwa tersebut terjadi.
Luwes diduga mendatangi lokasi dalam keadaan mabuk.
Sehingga, Giri mengaku khawatir dengan penggunaan alkohol yang dapat berpotensi melahirkan emosi yang tidak terkendali dan berujung melakukan tindakan kriminal.
“Kami khawatir hanya satu pengaruh alkohol, karena di luar daripada nalar, kesabaran, dan emosi yang sangat amat tidak bisa dikendalikan,” papar Giri.
Baca Juga: Apa Itu Arak Bali? Diperingati Hari Ini 29 Januari 2024
“Harapan kami memang kita harus konsep nyama braya harus dikuatkan di Bali,” imbuhnya.
Giri juga sempat ditanya terkait tindak lanjut Pemprov Bali jika memungkinkan untuk menutup arena tajen tersebut.
Namun, Giri enggan menjawab pertanyaan dari awak media saat itu.
“Semoga ke depan kita saling mengawasi antar teman, antar rekan siapapun yang ada di Pulau Bali ini kita awasi dengan baik,” katanya.
Ia juga menyoroti aktivitas tajen yang ilegal dan meminta sinergi antara aparat keamanan, seperti Polri dan TNI, dengan masyarakat adat agar keamanan bisa ditegakkan secara maksimal.
“Kita apresiasi Tim Yustisi dan aparat keamanan yang selama ini bekerja menjaga ketertiban. Tapi sinergi ini harus terus diperkuat,” tegasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Bencana Alam Tak Bisa Dihitung dengan Kalkulator
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
Terkini
-
Nasib Warga Kampung Adat Sade yang Masih Tinggal di Pengungsian
-
Ayah Asal Australia Ditemukan Tewas Tergantung Kabel Setrika, Dua Anak Tergeletak di Lantai
-
Lima Tahun Holding Ultra Mikro, Jutaan UMKM Naik Kelas
-
Hiu Paus 8 Meter Terdampar di Pantai Pengeragoan, Mati dan Dikubur
-
Bule Geber Motor Depan Dirjen Imigrasi, Ketahuan Overstay Akhirnya Dideportasi dari Bali