Ia menuturkan bahwa pelayanan ini adalah bagian dari komitmen lapas dalam memberi perhatian penuh pada hak-hak pengunjung yang juga sejalan dengan prinsip pelayanan publik yaitu berbasis HAM.
"Kami selalu menegaskan kepada seluruh jajaran akan pentingnya pelayanan yang manusiawi. Karena bagi kami, pelayanan khususnya bagi penyandang disabilitas adalah wujud nyata dari rasa kemanusiaan yang harus dijunjung tinggi seluruh pegawai," ucap dia.
Layanan kunjungan warga binaan saat Idul Fitri dibuka selama tiga hari pada momentum Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah, terhitung sejak 31 Maret hingga 2 April 2025.
Sepanjang memberikan layanan kunjungan, jajaran Lapas Kelas II A Lombok Barat bekerja dengan penuh tanggung jawab, memastikan setiap langkah berjalan mulus dan sesuai peraturan yang berlaku serta kenyamanan pengunjung adalah prioritas.
Lapas Kelas IIA Lombok Barat adalah salah satu UPT pemasyarakatan di Bawah Kanwil Kementerian Hukum dan HAM NTB.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
Terkini
-
Mulai Siapkan Dana Pensiun, BRI DPLK Tawarkan Kemudahan dan Bonus lewat BRImo
-
Kolektor Australia Bongkar Keindahan dan Filosofi Kain Tradisional Lombok
-
Benturan Keras di Kepala, Pendaki Asal China Jatuh Pingsan di Rinjani
-
Mobil Isuzu Elf Angkut 18 Wisatawan Terbakar di Bali
-
Nasib Warga Kampung Adat Sade yang Masih Tinggal di Pengungsian