- Pendaki asal China bernama Li Xianhua terpeleset dan pingsan di Gunung Rinjani Lombok pada Senin.
- Kantor SAR Mataram mengerahkan tim gabungan untuk melakukan operasi penyelamatan darurat di lokasi kejadian.
- Korban berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat dan dibawa ke klinik untuk penanganan medis lanjutan.
SuaraBali.id - Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi seorang pendaki Warga Negara Asing (WNA) asal China bernama Li Xianhua (47) dalam kondisi selamat, yang terpeleset di kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).
"Selasa (15/9) pukul 04.47 Wita, Tim SAR gabungan bersama korban tiba di Pos TNGR Senaru. Korban langsung dievakuasi menuju Nusa Medica Clinic Sembalun guna mendapatkan penanganan medis lanjutan," kata Kepala Kantor SAR Mataram Muhamad Hariyadi di Mataram, Selasa (15/9).
Korban sebelumnya dilaporkan mengalami kecelakaan akibat terpeleset di jalur pendakian Senaru–Batu Ceper, Gunung Rinjani, pada Senin (14/9) sekitar pukul 08.00 Wita.
"Insiden tersebut menyebabkan korban mengalami benturan keras di kepala hingga jatuh pingsan," kata Muhamad Hariyadi.
Kantor SAR Mataram menerima laporan darurat terkait insiden tersebut dari perwakilan EMHC.
Menindaklanjuti informasi tersebut, Kantor SAR Mataram langsung mengerahkan tim rescue dari Unit Siaga SAR Sembalun.
Guna mempercepat proses penyelamatan, personel tambahan dari Kantor SAR Mataram dan Unit Siaga SAR Bangsal turut diberangkatkan ke lokasi kejadian.
"Kami langsung merespons cepat laporan kondisi membahayakan manusia ini. Fokus utama adalah menjangkau korban secepat mungkin untuk memberikan pertolongan medis awal, mengingat korban dilaporkan mengalami cedera kepala dan pingsan," kata Muhamad Hariyadi.
Ia mengatakan dalam pelaksanaannya, tim rescue dilengkapi dengan Alut (Alat Utama) SAR yang memadai, meliputi peralatan mountaineering, peralatan evakuasi medis, kendaraan operasional, dan peralatan pendukung lainnya.
Baca Juga: WNA Asal Tiongkok Rekat Emas 10 Kg di Tubuh Demi Lolos ke Luar Negeri
Keberhasilan operasi SAR itu tidak lepas dari sinergi unsur SAR Gabungan yang terdiri dari Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR), Unit SAR Lombok Timur, EMHC, Nusa Medica Clinic Sembalun, Polsek Sembalun, Koramil Sembalun, serta para porter dan pemandu (guide) pendakian setempat.
Berkat kerja sama yang solid antar unsur di lapangan, sekitar pukul 20.15 Wita, tim rescue berhasil menjangkau korban.
Evakuasi selanjutnya dilakukan secara estafet dari tim yang sebelumnya melakukan penanganan menuju Pos TNGR Senaru.
"Dengan telah dievakuasi korban dalam kondisi selamat, operasi SAR secara resmi dinyatakan ditutup," kata Muhamad Hariyadi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 Shio Paling Beruntung 29 Oktober 2026: Bisnis Lancar dan Finansial Aman
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Bisnis Elektronik Nasional Hadapi Tantangan di Tengah Gejolak Ekonomi Dan Pelemahan Rupiah
-
70 Tahun Jadi Bagian Sejarah Indonesia, Panasonic Gobel Rawat Memori Dan Komitmen Mitra
-
Anak-Anak Digerebek Bak Teroris, TGB: Bukan Ini Polisi yang Dicita-citakan Pendiri Bangsa!
-
Jelang Lawan Arema FC, Pelatih Bali United Keluhkan Masalah Ini
-
Kapal Angkut Turis Asing Meledak dan Terbakar di Nusa Penida