- WNA Inggris bernama Paul Innes Dougan dianiaya empat orang tidak dikenal di bar Kuta pada 5 Agustus 2026.
- Korban sempat dirawat di beberapa rumah sakit sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia di RS BIMC pada 20 Agustus 2026.
- Keluarga melaporkan kejadian ini kepada Polisi, sementara pihak berwenang masih mendalami kasus pengeroyokan tersebut.
SuaraBali.id - Seorang pria warga negara asing (WNA) asal Inggris bernama Paul Innes Dougan meninggal dunia, diduga karena diserang atau dikeroyok oleh orang tak dikenal yang diperkirakan dilakukan oleh warga negara asing yang belum diketahui identitasnya.
Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol. Ariasandy membenarkan peristiwa tersebut dan laporan baru diterima pada Kamis (20/8) kemarin.
"Dan baru dilaporkan kemarin (oleh keluarga korban)," kata Kombes Ariasandy, saat dikonfirmasi Jumat (21/8).
Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (5/8) sekitar pukul 02:00 WITA di sebuah bar di Jalan Raya Legian, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, Bali.
"Pada tanggal 5 Agustus 2026 sekitar pukul 02.00 WITA, korban WNA Inggris Paul Innes Dougan diduga mengalami tindak pidana penganiayaan," imbuhnya.
Kemudian, usai korban dianiaya pada pada Sabtu (8/8) korban dijemput oleh pihak Rumah Sakit Murni Teguh dari hotel tempat korban menginap di kawasan Kuta, untuk mendapatkan penanganan atau perawatan medis.
Selanjutnya, pada Minggu (9/8) sekitar pukul 18.00 WITA, korban dijemput oleh anak korban untuk dibawa ke Rumah Sakit BIMC guna mendapatkan penanganan medis.
Dan setibanya di Rumah Sakit BIMC korban diterima dan mendapatkan penanganan medis melalui unit gawat darurat (UGD)
menjalani perawatan.
Kemudian, pada Kamis (20/8) sekitar pukul 12.06 WITA, korban dinyatakan meninggal dunia oleh pihak Rumah Sakit BIMC.
Baca Juga: 3 Warga Negara Israel Diduga Anggota IDF Berprilaku Kasar di Bali
"Berdasarkan informasi terakhir dari pihak rumah sakit jenazah korban selanjutnya telah berada di Rumah Sakit Umum Dharma Yadnya," jelasnya.
Lewat peristiwa tersebut, pihak kepolisian Polresta Denpasar telah melakukan pendalaman awal terkait informasi dugaan penganiayaan terhadap korban dan telah dilakukan koordinasi dengan pihak Rumah Sakit BIMC untuk memperoleh informasi mengenai kondisi korban, penanganan medis, waktu korban dinyatakan meninggal dunia, serta dokumen medis yang berkaitan dengan korban.
Kemudian, menghubungi pihak keluarga korban, yaitu Liam Michael Dougan atau putra korban.
"Terhadap yang bersangkutan telah melakukan pembuatan laporan polisi dengan nomor: LP/B/91/VIII/2026/Polsek Kuta, tanggal 20 Agustus 2026," ujarnya.
Kombes Ariasandy juga mengatakan bahwa korban dianiaya oleh empat orang WNA yang belum diketahui identitasnya.
"Dari hasil pendalam awal diduga kuat pelaku 4 orang WNA," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
BRI Kembangkan Ekosistem Emas untuk Dorong Masyarakat Bangun Aset
-
WNA Inggris Tewas Usai Dihajar di Bar Bali, Anaknya Ungkap Fakta Mengejutkan di Medsos
-
BRI KKB National Expo 2026 Torehkan Rekor MURI, Hadir Serentak di 131 Lokasi
-
3 Warga Negara Israel Diduga Anggota IDF Berprilaku Kasar di Bali
-
Pukul Pacar, Dokter di Bali Ditetapkan Tersangka dan Ditahan