Muhammad Yunus
Jum'at, 21 Agustus 2026 | 10:16 WIB
Pihak kepolisian mendatangi TKP penganiayaan warga Inggris di Bar Kuta [SuaraBali.id/Humas Polda Bali]
Baca 10 detik
  • WNA Inggris bernama Paul Innes Dougan dianiaya empat orang tidak dikenal di bar Kuta pada 5 Agustus 2026.
  • Korban sempat dirawat di beberapa rumah sakit sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia di RS BIMC pada 20 Agustus 2026.
  • Keluarga melaporkan kejadian ini kepada Polisi, sementara pihak berwenang masih mendalami kasus pengeroyokan tersebut.

Kemudian, saat ditanya apakah benar empat pelaku adalah WNA Australia, pihaknya masih belum memastikan dan juga terkait motifnya.

"Untuk lebih jelasnya nanti kita tunggu rilis dari Polresta Denpasar, karena maaih pendalaman," ujarnya.

Selain itu, dalam peristiwa tersebut anak korban Liam mengunggah kondisi ayahnya di akun Instagram pribadinya @liamdougann, terkait peristiwa pengeroyokan ayahnya saat berlibur ke Pulau Bali. Dan dia menduga bahwa ayahnya diserang sekelompok WNA dari Australia.

Dalam unggahan itu, Liam menyebut ayahnya diserang oleh sekelompok warga Australia saat sedang berlibur di Bali.

"An update on our Dad who was assaulted by a group of Australians while on holiday in Bali, leaving him in a life threatening condition (Perkembangan mengenai ayah kami yang diserang oleh sekelompok warga Australia saat sedang berlibur di Bali hingga kondisinya kritis)," tulisnya.

Akibat kejadian itu, Paul disebut mengalami pendarahan dan patah tulang rusuk. Paul juga disebut telah menjalani tiga operasi besar, serta empat kali transfusi darah.

Kontributor : M Dafi

Load More