SuaraBali.id - Universitas Udayana (Unud) Denpasar Bali menjalin Kerjasama dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) melalui Komando Daerah Militer (Kodam) IX/Udayana.
Kerjasama ini disebut untuk memperkuat pendidikan karakter dan bela negara bagi mahasiswanya.
Namun demikian, ditegaskan bahwa kerjasama ini bukan untuk membawa praktik militerisme.
"Kerja sama ini tidak bertujuan untuk membawa praktik militer ke dalam kampus, tapi memberikan penguatan pendidikan karakter dan bela negara bagi mahasiswa," kata Rektor Unud Prof Ir I Ketut Sudarsana di Denpasar Bali, Selasa (1/4/2025) sebagaimana dilansir Antara.
Menurutnya hal ini juga untuk meningkatkan kedisiplinan dan wawasan kebangsaan generasi muda di kampus.
Ia mengatakan bahwa seluruh program kerja sama tersebut bersifat edukatif, terbuka, dan partisipatif sehingga ia memastikan tidak mengintervensi ruang akademik atau kebebasan berpikir di kampus.
Menurut sang Rektor, Kerjasama dengan TNI ini mencakup pemberian kuliah umum dari tokoh TNI tentang kebangsaan, pelatihan bela negara bersifat non-militeristik.
Selain itu juga akan ada program pengabdian masyarakat bersama di bidang ketahanan pangan dan teknologi tepat guna serta meningkatkan kapasitas SDM prajurit aktif melalui akses ke program strata satu (S1), strata dua atau magister (S2), dan program doktor atau S3 di Unud.
Ia berujar bahwa Kerjasama ini sama dengan sinergi dengan pihak lain.
Baca Juga: Mudik dari Bali Sempat Terjebak Macet Tapi Komunikasi Lancar Bebas Hambatan
Dimana ada kolaborasi dengan kampus tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi dan tetap berada di bawah kontrol akademik.
Ada pun kerja sama dengan Kodam IX/Udayana, lanjut dia, dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas nota kesepahaman (MoU) antara Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi dan TNI yang ditandatangani pada 27 Oktober 2023.
Menurutnya Kerjasama ini bertujuan untuk mewujudkan sinergi pendidikkan, kebudayaan dan ilmu pengetahuan, serta teknologi.
Mahasiswa Bereaksi
Sementara itu di media sosial, beredar unggahan dari organisasi kampus Unud, salah satunya pers Akademika yang menanggapi nota Kerjasama antara Unud dengan TNI ini.
Menurut unggahan @persakademika, salah satu organisasi pers di Unud menyebutkan bahwa “Unud Bukan Barak”.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
BRI Catat 43% Karyawan Perempuan, Capai 36.000 dari Total 86.000 Pekerja
-
Tiga Perempuan Dalam Jajaran Pemimpin BRI Cetak Prestasi di Infobank 500 Most Outstanding Women 2026
-
BRI Perkuat Keuangan Berkelanjutan: Salurkan Rp93,2 Triliun untuk Pembiayaan Ramah Lingkungan
-
Warga Serahkan Elang Tikus Terjerat dan Bayi Lutung ke BKSDA
-
HGB Anda Hampir Habis? Jangan Panik, Begini Cara Perpanjang Sertifikat Lewat HP