SuaraBali.id - Permintaan dupa di Bali meningkat menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2025.
Salah satu sentra produksi dupa di Bali, pelaku usaha dupa di Desa Alas Baha, Mengwi, Badung kebanjiran permintaan.
Usaha milik Putu Darta Yasa melayani permintaan produk yang meningkat hingga 20 persen dibandingkan hari-hari biasa.
“Pesanan datang dari seluruh kabupaten di Bali. Ini benar-benar menjadi berkah bagi kami sebagai pengusaha dupa,” ujar Darta Yasa, yang ditemui beritabali.com – jaringan suara.com di tengah kesibukannya memproduksi dupa di usahanya, Senin (27/1/2025).
Ia menyebut permintaan ini sangat wajar, mengingat dupa memiliki peran penting dalam tradisi dan ritual keagamaan, termasuk perayaan Imlek.
Dupa digunakan pada kegiatan sembahyang yang menjadi bagian dari tradisi masyarakat Tionghoa saat Imlek, sehingga permintaan meningkat seiring dengan kedekatan hari perayaan tersebut.
Bagi para pelaku usaha, hal ini menjadi peluang besar untuk meningkatkan produksi dan memenuhi kebutuhan masyarakat yang semakin meningkat.
"Kami harus mempersiapkan stok dalam jumlah yang lebih besar agar bisa memenuhi permintaan dari berbagai daerah," tambahnya.
Dupa merupakan bagian usaha tradisional yang ada di Bali. Tak hanya menjadi kebutuhan untuk ritual keagamaan, tetapi juga bagian dari kearifan lokal yang terus dilestarikan.
Baca Juga: Kampung Rusia Ubud Ditutup, Bos Jerman Minta Maaf ke Masyarakat Bali
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sunscreen Menghilangkan Flek Hitam Usia 40 Tahun
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 5 Bedak Murah Mengandung SPF untuk Dipakai Sehari-hari, Mulai Rp19 Ribuan
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 50 Kode Redeem FF Terbaru 17 Januari 2026, Klaim Hadiah Gojo Gratis
Pilihan
-
Jelang Kunjungan Prabowo ke Inggris, Trah Sultan HB II Tolak Keras Kerja Sama Strategis! Ada Apa?
-
Siapa Ario Damar? Tokoh Penting Palembang yang Makamnya Kini Dikritik Usai Direvitalisasi
-
Fadli Zon Kaget! Acara Serah Terima SK Keraton Solo Diserbu Protes, Mikrofon Direbut
-
Tim SAR Temukan Serpihan Pesawat ATR42-500 Berukuran Besar
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?