Scroll untuk membaca artikel
Eviera Paramita Sandi
Kamis, 05 Desember 2024 | 13:36 WIB
Sebuah truk di atas kapal di Pelabuhan Penyeberangan Kayangan, Kabupaten Lombok Timur, Provinsi NTB (ANTARA/Akhyar Rosidi)

SuaraBali.id - Pada awal Desember 2024, potensi gelombang tinggi terjadi di wilayah perairan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) perkiraan gelombang ini bisa terjadi di awal Desember.

"Kategori tinggi gelombang 2,5 – 4,0 meter di wilayah Samudera Hindia Selatan NTB," kata Kepala Stasiun Meteorologi Zainuddin Abdul Madjid (ZAM) Lombok, Satria Topan Primadi, Kamis (5/12/2024).

Menurut BMKG, potensi gelombang tinggi ini terjadi di wilayah perairan NTB pada tanggal 5-8 Desember 2024.

Baca Juga: Beraksi di Bali, Pencuri Ini Gondol Motor Orang Bermodalkan Uang Koin

Kategori gelombang ialah mencapai 1,25 – 2,5 meter terjadi di wilayah Selat Lombok bagian selatan, Selat Alas bagian selatan, Selat Sape bagian selatan, dan Samudera Hindia selatan NTB.

Sedangkan pada  tanggal 9 -10 Januari 2024 yaitu kategori tinggi gelombang 1,25 – 2,5 meter di wilayah Selat Lombok bagian selatan, Selat Alas bagian selatan, Selat Sape bagian selatan, dan Samudera Hindia selatan NTB.

"Kategori tinggi gelombang 2,5 – 4,0 meter di wilayah Samudera Hindia selatan NTB," katanya.

BMKG mengimbau masyarakat supaya waspada terhadap potensi cuaca ekstrem pada awal Desember 2024.

Oleh karena itu BMKG merekomendasikan kepada pihak terkait melakukan persiapan antara lain memastikan kapasitas infrastruktur dan sistem tata kelola sumber daya air siap untuk mengantisipasi peningkatan curah hujan.

Baca Juga: Bali Masuki Musim Hujan, Intensitas Sedang Lebat Siang Dan Malam Hari

"Melakukan pemangkasan dahan dan ranting pohon yang rapuh serta menguatkan tegakan/tiang agar tidak roboh tertiup angin kencang " katanya.

Load More