SuaraBali.id - Jasad bayi di kebun warga di Desa Pemepek Pringgarata, Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menggegerkan warga.
Awalnya seorang saksi yang bernama Evi mendengar suara tangisan bayi di tempat kejadian perkara (TKP).
"Saksi menemukan sebuah kain dengan bercak darah, tidak jauh dari lokasi tersebut tepatnya di bawah Pohon Aren, saksi melihat korban dengan posisi tengkurap dan sudah tidak bergerak," ujar Kepala Polisi Sektor Pringgarata, I Nyoman Astika di Lombok Tengah.
Jasad bayi ini ditemukan pada kamis malam sekitar pukul 23.00 WITA. Kemudian, korban dibawa ke Puskesmas Pringgarata.
"Saat ditemukan, pada punggung dan kepala bayi tersebut terdapat luka sobek. Saat dibawa ke Puskesmas Pringgarata korban dinyatakan meninggal dunia," kata Nyoman.
Polsek Pringgarata telah melakukan olah tempat kejadian perkara, sehingga kini sedang dilakukan penyelidikan lebih lanjut.
Diduga bayi malang tersebut sengaja dibuang di tempat kejadian perkara karena lokasinya cukup jauh dari perumahan warga, sehingga situasi sekitar cenderung lebih sepi.
"Saat ini kami sedang menyelidiki siapa pelaku pembuangan bayi tersebut," pungkas Nyoman. (ANTARA)
Baca Juga: Mahasiswa Akan Patungan Demi Perbaiki Gerbang DPRD NTB yang Rusak Karena Demo
Berita Terkait
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Keruk Batubara RI Tapi Sumbang Rp1,7 T ke Singapura, Eks Kepala BKPM Sentil Bos Bayan Resources
- Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Diskon Pemeriksaan Laboratorium Hingga MCU Prodia, Ini Manfaat dari BRI untuk Nasabah Prioritas
-
Kementerian Transmigrasi dan Komisi V DPR RI Serahkan 109 SHM Warga Transmigrasi Lombok Timur
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Optimistis terhadap Prospek Jangka Panjang
-
3.764 Anak Jadi Korban Kekerasan Seksual dan Fisik di NTB dalam Enam Tahun
-
Tabanan Bali Diselimuti Kabut Putih Misterius, Ini Penjelasan Ilmiah BMKG