SuaraBali.id - Pasar Ubud, Gianyar, Bali mengalami kebakaran pada Sabtu (17/8) pukul 13.00. Peristiwa ini ternyata berlangsung sampai malam hari.
Adapun petugas Damkar gabungan dari Gianyar, Bangli, Klungkung dan Denpasar masih menyemprotkan air ke lokasi kebakaran.
Kepala satpol PP dan Damkar Gianyar Made Watha menyatakan bahwa pihaknya sudah berusaha menerjunkan personel.
“Kami terjunkan semua personel dan armada lengkap,” ujar Made Watha sebagaimana diwartakan beritabali.com – jaringan suara.com.
Sudah 11 unit damkar lintas kabupaten dan kota dikerahkan untuk memadamkan api.
“Kami masih berusaha memadamkan api,” ungkapnya.
Watha menilai, dari sisi perlengkapan, alat yang dimiliki Damkar sudah lengkap. Namun apa daya, api dan asap pekat terus mengepul.
“Kendala kami, ada pada asap di basemen. Jadi pandangan tertutup,” terangnya.
Baca Juga: Mewah, Warga Gianyar Ini Gunakan Lobster Besar Untuk Upacara Adat
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
Terkini
-
Stop 'Open Dumping'! Menteri LH Ancam Pidana Penjara hingga 15 Tahun bagi Pemda Bandel
-
BRI Catat 43% Karyawan Perempuan, Capai 36.000 dari Total 86.000 Pekerja
-
Tiga Perempuan Dalam Jajaran Pemimpin BRI Cetak Prestasi di Infobank 500 Most Outstanding Women 2026
-
BRI Perkuat Keuangan Berkelanjutan: Salurkan Rp93,2 Triliun untuk Pembiayaan Ramah Lingkungan
-
Warga Serahkan Elang Tikus Terjerat dan Bayi Lutung ke BKSDA