SuaraBali.id - Tepuk tangan memenuhi seluruh ruangan pementasan, saat melihat betapa indahnya ketukan gamelan yang dimainkan oleh para bule ini.
Dalam sebuah video tiktok yang dibagikan @ynd_kgs memperlihatkan para Warga Negara Asing (WNA) yang tengah bermain gamelan.
Bukan tengah latihan dan semacamnya, para bule baik pria maupun wanita ini mengisi sebuah pentas seni di Bali.
“Pentas mebarung sekaa gong Pinda dan Puspa Warna,” tulis @ynd_kgs dalam captionnya.
Cara memainkan alat gamelan para bule ini terlihat sangat lihai. Bahkan, ketukannya pun sangat pas dan enak didengar, bak orang Indonesia yang sudah lihai memainkan gamelan.
Baru pembukaan dan hanya memainkan beberapa ketukan saja, para bule ini sudah mendapatkan tepuk tangan yang meriah dari para penonton.
Mereka senang mendengarkan gamelan khas Bali yang dibawakan oleh para bule tersebut. Penonton seakan terhipnotis ketika berada di dalam ruangan tersebut, dan terkesima mendengarkan alunan musik gamelan.
Video tersebut sontak mengundang beragam komentar dari warganet. Banyak yang salut dengan para bule tersebut, lantaran mau mempelajari bahkan menekuni salah satu budaya di Indonesia.
“Aku org jawa, dulu biasa main gamelan Jawa. Tp aku sampe skg gak habis pikir bgmn cara memainkan gamelan Bali. knp bs begitu cepat dan apik.... gmn sih not nya penasaran aku,” tulis @Ya**
Baca Juga: Dideportasi ke Ukraina, I Kocong Menangis Saat Akan Dibawa ke Bandara
“miris ya orang asing melestarikan budaya kita sedangkan anak" muda kita malah sibuk pamer tt joget" gajelas di tiktok,” sahut @bo***
“gamelan bali ibarat musik jazz yg sulit utk menjiwainya, tpi sya heran kok bisa bisanya mereka menjiwai dan merasakan.....,” komentar @do***
Kontributor : Kanita
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Polda NTB Sita 1.734 Liter Pertalite Subsidi di Lombok Timur
-
Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
-
Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA
-
Diskon Pemeriksaan Laboratorium Hingga MCU Prodia, Ini Manfaat dari BRI untuk Nasabah Prioritas
-
Kementerian Transmigrasi dan Komisi V DPR RI Serahkan 109 SHM Warga Transmigrasi Lombok Timur