Eviera Paramita Sandi
Kamis, 08 Agustus 2024 | 21:12 WIB
Tangkap Layar Video Instagram Made Kasta

SuaraBali.id - Nunas Umbi Banah, salah satu ritual unik yang ada di Desa Akah, Kecamatan Klungkung, Bali. Nunas atau yang berarti memohon ini sudah dilakukan secara turun temurun.

Menurut kepercayaan warga, Umbi Banah ini diyakini berkhasiat untuk obat, khususnya penyakit yang bersifat non medis.

Salah satu contohnya yaitu untuk menolak segala kekuatan yang bersifat negatif, serta untuk menjaga diri dari gangguan mahkluk gaib.

Sarana dari ritual nunas Umbi Banah di Goa Panji Landung ini berupa banten pejati, sesamblehan ayam, laklak tape dan geti-geti.

Setelah prosesi selesai dilakukan, Umbi Banah tersebut berhasil didapatkan dua buah yaitu lanang dan wadon (laki-laki dan Perempuan).

Umbi Banah ini biasanya muncul disekitar pohon Banah itu sendiri. Namun menurut kepercayaan, Umbi Banah tersebut tidak akan muncul apabila dicari dengan cara biasa (tanpa ritual).

Sementara itu, Ketika menggunakan ritual khusus, Umbi Banah ini justru juga bisa muncul di tempat yang tidak ada Pohon Banahnya.

Goa Panji Landung, tempat keberadaan Umbi Banah ini bisa dikatakan tempat yang tersembunyi, tidak banyak yang mengetahui lantaran lokasinya di Tengah hutan.

Untuk  bisa mencapai Goa Panji Landung ini seseorang harus berjalan kaki menyusuri aliran Sungai. Suasananya begitu tenang, sunyi dan temaram lantaran Cahaya matahari terhalang rimbunnya pepohonan.

Baca Juga: Sandiaga Uno Wanti-wanti Kasus di Barcelona Terjadi di Bali Selatan

Menurut cerita dari Masyarakat sekitar, dulunya di Goa Panji Landung ini tinggallah sepasang suami istri.

Namun saat wilayah tersebut diterjang banjir besar, pasangan ini meninggal dunia, dan jenazahnya ditemukan di wilayah Sanur, Denpasar.

Menurut pengamatan secara niskala, keduanya dipercaya oleh Masyarakat setempat masih bersemayam di Goa Panji Landung.

Goa Panji Landung ini menjadi Lokasi strategis bagi para penekun spiritual untuk bersemedi. Ditambah lagi dengan lokasinya yang sunyi, sangat cocok bagi orang yang ingin mengembangkan jati diri spiritualnya.

Kontributor : Kanita

Load More