Eviera Paramita Sandi
Kamis, 08 Agustus 2024 | 11:45 WIB
Pantai Kuta (Instagram.com/@kutabali.id)

SuaraBali.id - Kejadian protes di Barcelona menjadi catatan bagi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno.

Ia mengaku tidak ingin Bali Selatan akan terjadi seperti di Barcelona karena terjadi "overtourism" atau pariwisata berlebih.

Sehingga perlu untuk mengantisipasi agar kejadian protes yang terjadi di Barcelona tidak terjadi di Bali selatan.

Ia mengatakan hal ini dalam Konferensi THINC Indonesia di Kabupaten Badung, Rabu (7/8/2024). Ia  mengatakan saat ini Bali selatan atau Kabupaten Badung sudah mendekati pariwisata berlebih, sehingga perlu dilakukan pemerataan.

“Naik 10 persen lagi sudah sepenuhnya pariwisata berlebih, jangan sampai terjadi seperti di Barcelona di mana turis malah menjadi musuh bersama, kita ingin tetap kondusif,” kata dia.

Ia melihat bahwa adanya protes ribuan warga Barcelona pada Juli lalu yang mengeluhkan pariwisata berlebih hingga menyemprot pistol air ke wisatawan.

Untuk itu Menparekraf mendorong peluang investasi yang fokus pada bisnis keberlanjutan dan peningkatan kualitas pariwisata Indonesia.

“Saya dapat angka terakhir di paruh pertama 2024 tumbuhnya di atas 20 persen dan Bali tetap jadi primadona dengan tingkat kunjungan per hari di atas 21 ribu, tapi kita punya PR mendistribusikan kunjungan dari wisman ke Bali area lain di luar Bali selatan,” ujarnya.

Ia berujar bahwa saat ini okupansi hotel juga membaik 90 persen, namun wisatawan membutuhkan pengalaman berwisata di bagian lain dari Bali.

Baca Juga: Detik-detik Kapal Tanker Meledak di Perairan Karangasem, 5 Orang Tewas

Berkumpulnya pariwisata di Bali selatan diakibatkan oleh ekosistem yang sudah terbangun lengkap, namun penyebaran dinilai penting sebab kepadatan lalu lintas sudah menjadi salah satu isu yang digaungkan.

Ia mendorong Bali barat dan Bali utara menjadi opsi utama, termasuk daerah yang kurang didengar selain Buleleng dan Jembrana seperti Karangasem, Klungkung, Tabanan dan Bangli. (ANTARA)

Load More