Sementara itu, Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) kota Mataram, Joko Jumadi sangat menyayangkan adanya bisnis sewa pacar ini.
Meski tidak ada hukum pidana,namun hal ini belum bisa diterima oleh masyarakat.
Untuk tarifnya sendiri tidak ditampilkan, dimana yang ingin memakai jasa tersebut harus mengisi link google from yang tersedia.
Pada akun tersebut, memberikan keterangan usia, pekerjaan, hal yang disukai dan tidak disukai oleh talent. Jasa yang disediakan diantaranya, ada pacar online atau offline untuk chatting, video call, calling, curhat, diskusi atau teman jalan.
Munculnya akun-akun jasa sewa pacar ini tidak hanya sekali, beberapa waktu lalu juga muncul dengan nama akun instagram seconddate_mataram.
Tentunya ini menjadi hal yang perlu diwaspadai dan diantisipasi agar tidak ada korban kekerasan seksual.
“Sangat rawan untuk terjadinya persoalan-persoalan lain. Bisa ke kekerasan seksual bahkan bisa saja nanti akan menjurus ke prostitusi," ungkapnya.
Kontributor Buniamin
Baca Juga: Praktik Sunat Perempuan Dihapus, Amaq Mila Tak Setuju : Sudah Tradisi Dan Tidak Ada Masalah
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
Kolektor Australia Bongkar Keindahan dan Filosofi Kain Tradisional Lombok
-
Benturan Keras di Kepala, Pendaki Asal China Jatuh Pingsan di Rinjani
-
Mobil Isuzu Elf Angkut 18 Wisatawan Terbakar di Bali
-
Nasib Warga Kampung Adat Sade yang Masih Tinggal di Pengungsian
-
Ayah Asal Australia Ditemukan Tewas Tergantung Kabel Setrika, Dua Anak Tergeletak di Lantai