SuaraBali.id - Wisatawan asing di Ubud, Gianyar, Bali diduga melakukan penipuan atau scamming kepada penjaga toko vape. Aksi ini terekam video dan viral di media sosial pada Rabu (19/6/2024).
Dalam postingan video itu memperlihatkan pelaku mendekati kasir kemudian menunjukkan uang pecahan Rp100 ribuan.
Pada keterangan video, pengunggah mengatakan bahwa awalnya ia didatangi WNA mirip orang Arab yang membawa uang USD 100.
"Tapi ngebeli barang cuma Rp 60 ribu, itu tembakau. Terus aku tolak, karena banyak nyusuin (banyak yang kembalian, Red)," tulis postingan itu.
Kasir pun meminta tukar uang dulu di money changer. Namun setelah membayar menggunakan rupiah, muncul kecurigaan karena WNA tersebut minta kembalian uang baru.
Ia bahkan memegang laci kasir.
"Ternyata dia ngambil setengah dari bawah pas tanganku longgar," jelas dia.
Untungnya aksi tersebut terekam CCTV. Akan tetapi warga asing itu mengenakan masker, kaca mata.
"Gak keliatan mukanya, tapi dia orang Arab (berwajah, Red)," tutup postingan itu.
Baca Juga: Viral Ulah WNA di Bali Masukkan Kepala ke Kolam Bunga di Hotel
Terkait postingan ini, Kasi Humas Polsek Ubud, Made Sentaya mengaku belum ada laporan.
"Tidak ada laporan dari korban ke Polsek Ubud," jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- 5 Sampo Penghitam Rambut yang Tahan Lama, Solusi Praktis Tutupi Uban
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
- 7 Sepatu Skechers Wanita Tanpa Tali, Simple Cocok untuk Usia 45 Tahun ke Atas
Pilihan
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen