SuaraBali.id - Peristiwa kebakaran menghanguskan sebuah rumah dan sebuah kos-kosan yang ada di Jalan Dukuh Sari, Kecamatan Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Bali, Senin (6/5/2024) malam. Kebakaran tersebut membuat tiga korban meninggal dunia.
Dari pantauan di TKP, kondisi rumah tersebut telah hangus bersama dengan rumah kos-kosan yang ada di sebelahnya.
Korban dari kebakaran tersebut adalah satu keluarga yang beranggotakan ayah, ibu, dan seorang balita. Mereka bertiga ditemukan terpanggang di kamar mandi rumah kontrakan tersebut.
Salah seorang saksi yang ditemui di lokasi kejadian, Mawardi (25) menjelaskan jika dirinya adalah salah satu yang paling awal menyadari kebakaran tersebut. Pria yang tinggal di rumah kos yang ada di sebelah TKP awalnya baru tiba di tempat tinggalnya sekitar pukul 22.40 WITA.
Mawardi kemudian menyadari ada api besar dan suara teriakan meminta tolong yang terlihat dalam rumah tersebut. Namun, pintu gerbang yang cukup besar dan tertutup membuatnya tak bisa melihat ke dalam.
“Saya dengar orang teriak minta tolong sama anak kecil nangis. Terus saya noleh ke arah gerbang ini, sudah ada api besar,” ujar Mawardi.
Dia langsung pergi meminta pertolongan kepada warga sekitar untuk memadamkan api. Setelah berhasil membuka pintu gerbang, dia menyadari dua buah sepeda motor yang ada di halaman rumah sudah terbakar.
Mawardi dan warga lainnya berusaha memadamkan dengan alat seadanya, namun tidak mempan.
Dia menyebut jika warga berjibaku memadamkan api dengan alat seperti ember dan selang air. Dia bahkan menyebut ada warga yang rela memanjat dan mengambil air dari tandon air di rumah milik warga lainnya.
Baca Juga: Pemprov Bali Sebut Kasus Pemerasan Bendesa Adat Berawa Hanya Oknum
“Yang bantu-bantu banyak sekitar sini semua, Cuma memang gak mempan. Pakai ember, selang juga ada, sampai manjat ngambil dari tandon orang,” imbuhnya.
Dalam keterangan kepolisian, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.
Namun, dalam rumah korban juga menjual barang-barang furnitur seperti lemari dan kasur. Saat dipantau di lokasi, Laboratorium Forensik Polda Bali juga tengah menyelidiki TKP.
Pemadam kebakaran baru bisa menghentikan api sekitar pukul 00.30 WITA. Kerugian yang disebabkan oleh peristiwa ini diperkirakan mencapai Rp150 juta.
Kontributor : Putu Yonata Udawananda
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Kena OTT KPK, PAN Langsung Pecat Lalu Ahmad Zaini Sebagai Kader
-
Dua Tersangka Kasus Santri Terbakar Diperiksa Polisi
-
Penembak Sekuriti dan Warga Negara Maroko di Bali Punya Izin Senpi
-
Operasi Senyap KPK Berlanjut, Giliran Bupati Lombok Barat Ditangkap!
-
Balon Gas Meledak Saat Perayaan Hari Koperasi di Bali, 11 Orang Terluka