SuaraBali.id - Selain sakral, tradisi Nyepi yang ada di Pulau Bali ini terbilang cukup unik dan menarik. Meskipun penduduknya ada yang beragama non Hindu, namun toleransi mereka sangat tinggi.
Sehingga, mereka sangat menghormati semua aturan-aturan maupun tradisi-tradisi yang ada di Bali. Salah satu contohnya yaitu saat nyepi.
Pada perayaan Nyepi ini, umat Hindu Bali melakukan Catur Brata Penyepian, yaitu tidak menyalakan api, tidak bekerja, tidak bepergian, tidak mengumbar nafsu (tidak mendengar radio, melihat tv, dan kegiatan menyenangkan lainnya).
Selama 24 jam mulai dari jam 6 pagi hingga jam 6 pagi besok harinya, mereka berdiam diri di dalam rumah tanpa lampu dan Listrik.
Sehingga peringatan nyepi ini identik dengan situasi yang tenang, damai, senyap tanpa aliran Listrik.
Meskipun di Bali ada yang beragama non Hindu, namun pelaksanaan Nyepi ini tidak terhalang sama sekali. Mereka justru menghormati dengan ikut tidak keluar rumah alias berdiam diri di rumah seharian.
Hal ini sudah menjadi hal yang wajar, dan merupakan tradisi yang harus dilakukan setiap tahunnya. Namun bagi orang baru atau penduduk baru mungkin akan terus melakukan penyesuaian.
Seperti pria yang satu ini, ia nekat keluar rumah di Hari Raya Nyepi dengan alasan hendak mencari bensin.
Dalam sebuah akun Tiktok @prabowogibranvans mengunggah momen pria yang kebingungan tersebut.
Baca Juga: 59 dari 103 Napi Hindu di Lapas Lombok Barat Dapat Remisi Nyepi
Awalnya pria ini terlihat berjalan santai ditengah sepinya jalanan di Bali. Ia kemudian tertangkap basah pecalang yang sedang berjaga di jalanan tersebut.
Pria bertopi dan berkaos hitam ini kemudian menghentikan langkahnya. Saat ditanya hendak pergi ke mana dan mengapa keluar di saat Nyepi, ia justru mengatakan akan membeli bensin.
“Nyari bensin,” ucap pria tersebut dikutip dari akun Tiktok @prabowogibranvans pada Selasa (12/3/24).
“Orang Nyepi nggak boleh keluar kok nyari bensin ,”sahut pecalang yang menangkapnya.
Setelah ditegur oleh 2 pecalang, pria ini kemudian meminta maaf dan mengaku bahwa dirinya lupa jika saat itu umat Hindu sedang merayakan Nyepi.
“Sorry sorry saya lupa, demi Tuhan,” jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
7 Rekomendasi HP Baterai Jumbo Paling Murah di Bawah Rp3 Juta, Aman untuk Gaming
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
Terkini
-
Jadi Idola Gen Z, Ini Kelebihan Macbook Dibanding Laptop Lain
-
Tradisi Unik Jelang Ramadan di Tengah Umat Hindu Bali
-
Ingin Tetap Langsing Saat Puasa? Ini Tips Diet di Bulan Ramadan
-
Kepala Kantor BPN Bali Lawan Penetapan Tersangka Lewat Praperadilan
-
Status Gunung Ile Lewotolok Naik Jadi Siaga, Ribuan Gempa Tercatat