SuaraBali.id - Maraknya kreasi ogoh-ogoh sudah terlihat menjelang perayaan Hari Nyepi yang jatuh pada Senin (11/3/2024) nanti. Sejumlah ogoh-ogoh terbaik yang ada di Kota Denpasar juga dipamerkan dan dipentaskan di Lapangan Puputan Badung, Kota Denpasar, Jumat (1/3/2024).
Jika ogoh-ogoh kerap dimaknai sebagai cerita Agama Hindu dan implementasinya dalam kehidupan manusia kini, namun ada juga ogoh-ogoh yang mengambil makna tak biasa. Salah satunya adalah ogoh-ogoh kreasi pemuda ST (Sekaa Teruna) Yowana Sawitra, Banjar Abiantimbul, Desa Pemecutan Kelod.
Ogoh-ogoh berjudul Makara Wahana adalah penggambaran kendaraan Dewa Baruna dan kendaraannya yang bernama Makara. Dalam cerita mitologi Agama Hindu, Dewa Baruna digambarkan sebagai Dewa penguasa lautan dan samudera.
“Konsepnya ini Makara Wahana, Makara itu adalah tunggangan dari Dewa Baruna dalam cerita Barunai,” ujar Komang Jingga Sarwana, anggota ST. Yowana Sawitra saat ditemui di lokasi pada Jumat (1/3/2024).
Baca Juga: Niat Bantu Ibu Ngelungsur, Perempuan Ini Malah Ambil Uang Sesari di Canang
Ogoh-ogoh tersebut memperlihatkan Dewa Baruna dan Makara berukuran besar dan saling bertatapan. Selain itu, ada juga hewan laut seperti ikan hiu, gurita, penyu yang berukuran kecil pada bagian bawah.
Karakter yang paling menarik perhatian adalah Makara. Kendaraan Dewa Baruna itu digambarkan dari gabungan bagian tubuh dari beberapa hewan dan memiliki fungsinya masing-masing.
Dalam ogoh-ogoh tersebut, karakter Makara digambarkan memiliki kepala kambing yang berarti memiliki kebijaksanaan. Selain itu, Makara juga digambarkan memiliki badan buaya yang membuatnya bisa hidup di darat dan air, memiliki kaki seekor kijang yang membuatnya bisa berlari kencang di hutan, serta memiliki ekor ikan paus yang membuatnya bisa menyusuri samudera.
Dengan kendaraannya itu, Makara bisa membawa Dewa Baruna menjelajahi seluruh dunia.
“Jadinya Makara itu adalah tunggangan Dewa Baruna, yang mana Dewa Baruna itu bisa menjelajahi seluruh dunia,” imbuh Jingga.
Baca Juga: Dinas Pariwisata Bali Periksa Pembayaran Pungutan Wisatawan Asing Mulai Bulan Mei
Penggambaran Dewa Baruna itu tidak hanya dapat dimaknai secara agama saja. Jingga juga menjelaskan jika ogoh-ogoh tersebut mampu menggambarkan tahun politik di Indonesia saat ini.
Berita Terkait
-
Apes, Dipakai Mudik Mobil Daihatsu Xenia Malah Rusak Kena Ledakan Balon Udara
-
Bali United Rebutan Dapat Jordi Amat dengan Raksasa Liga 1 Indonesia?
-
7 Potret Anita Hara Menikah dengan Jeson Siregar di Nusa Dua Bali
-
7 Potret Artis Rayakan Nyepi 2025, Happy Salma Ikut Pawai Ogoh-Ogoh
-
Peringati Hari Raya Nyepi, BRI Peduli Salurkan Bantuan Sembako hingga Renovasi Pura
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
Terkini
-
Arus Balik dari Jawa ke Bali Mulai Meningkat, Akhir Pekan Diprediksi Jadi Puncaknya
-
7 Kolam Renang di Bali Murah Untuk Liburan Anak-anak
-
Dulu Turis Langsung ke Gili Trawangan, Kini Senggigi Dibidik: NTB Ubah Strategi Pariwisata
-
Meninggal di AS Saat Nyepi, Mahasiswi Asal Buleleng Ini Sempat Pesan ke Ayah Ibu Agar Tenang
-
Dianggap Rezeki, Nelayan Kuta Panen Ikan Layur, Sekali Melaut Puluhan Kilogram