SuaraBali.id - Selama bulan April dan Mei akan menjadi masa panen untuk Ikan Layur bagi nelayan di Pantai Jerman, Kuta, Badung, Bali.
Diakui para nelayan ini bahwa periode ini adalah waktu terbaik untuk menangkap ikan layur yang biasanya persediaannya melimpah di perairan sekitar wilayah tersebut.
Periode ini merupakan waktu terbaik untuk menangkap ikan layur yang melimpah di perairan setempat.
"Kalau masalah ikan, ini memang musim layur. Setiap April dan Mei, ikan ini datang," ujar I Wayan Purnawan, Ketua Kelompok Nelayan Samudra Kaya III Pantai Jerman, Kamis (3/4/2025) sebagaimana diwartakan beritabali.com – jaringan suara.com.
Dalam sekali melaut, para nelayan bisa mendapatkan hasil tangkapan sekitar 30 hingga 50 kilogram ikan layur.
Setiap hari para nelayan ini berlayar dengan waktu berlayar selama empat hingga lima jam, menggunakan jaring tanpa pancing.
"Perkiraan ke laut cuma butuh sekitar 10 menit dari sini. Saat ini ombak lagi turun, jadi kondisi lebih aman. Kami mulai melaut sekitar jam 3 sore hingga jam 7 atau 8 malam," jelasnya.
Tak hanya berharap ikan terus melimpah, Purnawan juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara aktivitas nelayan dan pariwisata di Pantai Jerman.
"Semoga hasil tangkapan bagus, dan para wisatawan yang berselancar di laut juga merasakan keindahan ombak. Dengan begitu, semua berjalan harmonis," harapnya.
Baca Juga: Usai Pelampung, Kini Marina: Nasib Nelayan di Perairan Serangan Bali Kembali Diuji
Dengan hasil tangkapan yang melimpah, musim ikan layur menjadi momen penting bagi nelayan Pantai Jerman untuk meningkatkan perekonomian mereka, sekaligus menjaga keberlanjutan ekosistem laut di tengah berkembangnya industri pariwisata di Kuta.
Sebelumnya nelayan di pesisir Pantai Jerman, Kuta, Badung, memilih tidak melaut terlalu jauh akibat cuaca yang belum stabil.
Beberapa waktu belakangan cuaca selalu berubah membuat para nelayan berhati-hati saat berlayar mencari ikan.
Menurut Made Putra, cuaca buruk sudah dirasakan sejak seminggu sebelum Hari Raya Nyepi.
"Sejak sebelum Nyepi, cuaca sangat tidak bersahabat bagi kami nelayan kecil di Pantai Jerman. Kemungkinan besar, kondisi ini akan mulai membaik sekitar pertengahan Mei," ujarnya di sela aktivitasnya di pesisir Pantai Jerman.
Ia menyebut selama cuaca tidak bersahabat, para nelayan memanfaatkan waktu untuk memperbaiki alat tangkap seperti perahu, jaring, dan perlengkapan lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- Bukan Sekadar Estetika, Revitalisasi Bundaran Air Mancur Palembang Dinilai Keliru Makna
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Jangan Salah! Ini Durasi Tidur Ideal Berdasarkan Usia Anda
-
Rekomendasi Mobil Keluarga Terbaik di 2026
-
Rilis Bulan Depan, Ini Bocoran Spesifikasi Samsung Galaxy S26 Ultra
-
BMKG Deteksi Pusat Tekanan Rendah di Selatan NTB, Ancaman Cuaca Ekstrem?
-
Dua Kasus Super Flu Ditemukan di Bali, Begini Kondisi Pasien