SuaraBali.id - Dampak El Nino dan ancaman kekeringan yang melanda sembilan kabupaten/kota di NTB, termasuk Kota Bima membuat Pemerintah Kota Bima menjajaki kerja sama dengan pihak asing yakni Korea Selatan.
Penjabat Wali Kota Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), Mohammad Rum menjajaki kerja sama dengan investor dari Korea Selatan untuk membangun penyulingan air laut menjadi air bersih siap minum di wilayah itu.
"Saya sudah ketemu dengan investor Korea untuk mengajak berinvestasi di Kota Bima, untuk penyulingan dengan memanfaatkan air laut menjadi air siap minum," ujarnya, Senin (9/10/2023).
Hal ini dianggap sebagai usaha untuk mengatasi dampak El Nino yang melanda sembilan kabupaten/kota di NTB, termasuk Kota Bima.
"Kami terus berikhtiar mengumpulkan simpul-simpulnya (bertemu investor) yang bisa mengatasi ancaman kekeringan yang ada," kata Rum.
Selain itu pihaknya juga menemui Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) NTB Ika Sri Rejeki sesaat setelah pelantikannya sebagai Penjabat Wali Kota Bima dengan mengajak para Kepala OPD Kota Bima.
Soal ini, mennurutnya pihak BPPW NTB akan membantu menyiapkan anggaran infrastruktur pengadaan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) dengan catatan harus dibentuk terlebih dahulu Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD).
"BPPW siap membantu kita. Karena untuk membangun infrastruktur instalasi air minum ini butuh dana besar sekitar Rp800 miliar. Kita tidak punya dana sebesar itu, makanya butuh alokasi dari APBN," ucap Rum.
Kalau melalui PDAM tidak bisa, kata dia, harus diupayakan melalui pemerintah yaitu Government to Goverment (G to G) baru bisa dibantu.
Baca Juga: Wali Kota Bima Ditahan di Rutan KPK, Penjabat : Kita Prihatin Dan Doakan
"Oleh karena itu kami sudah mendapatkan rekomendasi dari Pj Gubernur NTB untuk pembentukan UPTD Air Minum di bawah Dinas PUPR. Jadi dia ini mandiri nantinya mengelola air di Kota Bima, karena 70 persen pelanggan PDAM itu ada di Kota Bima, bukan di Kabupaten Bima," katanya. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Respon Berkelas Pelatih Timnas Korea Selatan Kalah Menyakitkan dari Meksiko
-
Respon Mengejutkan Kiper Timnas Korsel Usai Blunder Fatal Lawan Meksiko
-
Wamendagri Bima Dorong Lulusan IPDN Persiapkan Diri Menjadi Kepala Daerah Masa Depan
-
Meksiko Hajar Korea Selatan, El Tri dan Taeguk Warriors Sama-sama Cetak Rekor Unik
-
Hong Myung-bo Minta Korea Selatan Lupakan Kekalahan dari Meksiko, Fokus ke Laga Penentuan
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Polisi Minta Pandangan Ahli Pidana Terkait Kasus Pembakaran Santri
-
Bukan Sekadar Lari, Ini Cara Unik Bali Promosikan Destinasi Wisata yang Belum Banyak Diketahui
-
Siswi SMP Dipaksa Nikah Siri Karena Pulang Malam, Ijazah Dibakar Ayah
-
Stop Dirikan Pondok Pesantren! Ini Alasan Kemenag NTB
-
Harga Oli Motor Terus Meroket, Begini Cara Mengetahui Oli Palsu