SuaraBali.id - PT Kantor POS mulai menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Minyak Goreng (BLT Migor) untuk Kabupaten Gianyar, Bali.
Diketahui bahwa PT Kantor POS mulai adalah instansi yang menyalurkan BLT Migor. Saat ini data yang dikirim dari Pemerintah Pusat sedang masuk bertahap.
Kepala Cabang Kantor POS Gianyar, Edi Rubandi, Senin (11/4/2022) menjelaskan sudah siap melaksanakan kegiatan pencairan tersebut.
Pencairan dilakukan dengan sejumlah opsi. Yakni ke rumah penerima langsung, di kantor desa atau kantor camat dan opsi ketiga di Kantor POS.
“Ini data yang masuk baru sebagian, belum semua. Namun secara prinsip sudah siap kapanpun pencairan,” ujar Edi Rubandi sebagaimana diwartakan beritabali.com – jaringan suara.com.
"Begitu data masuk, POS berkoordinasi dengan pihak desa dan camat.
“Kami langsung cairkan sesuai data di desa setempat,” ujarnya.
Mengenai permasalahan ke depan, apakah ada data ganda atau penerima tidak katagori miskin, Rubandi menjelaskan, bahwa dirinya hanya mencairkan sesuai data.
“Kalau ada nama ganda atau tidak sesuai katagori, itu kewenangan desa yang mengklarifikasi,” tutupnya.
Baca Juga: Terduga Pengedar Narkoba 38 Kg di Kerobokan Sarjana Ekonomi Dan Disebut Pentolan Ormas di Bali
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Dari Pekerja Migran Jadi Pengusaha, Rosyidah Kembangkan UMKM Olahan Hasil Laut Bersama BRI
-
Hina Kapolda NTB, WNA Asal Prancis Dihukum 3 Bulan Penjara
-
Kuasa Hukum Sebut Kasus Santri Terbakar Tak Ada Unsur Kesengajaan
-
Respons Lonjakan Trafik Data, Indosat Targetkan 1.100 Titik 5G di Bali-Nusra pada Akhir 2026
-
Menembus Pelosok Desa, Kiprah Mantri BRI Perkuat Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan