SuaraBali.id - Viral sebuah video yang di-repost oleh akun Instagram @punapibali memperlihatkan empat orang pria membelakangi pemandangan indah di Uluwatu.
"SIAPA YANG PUNYA PENGALAMAN SERUPA?
Barang bawaan ‘dirampok’ monyet nakal saat berkunjung ke Uluwatu.," tulis @punapibali dalam caption.
Diketahui dalam video berdurasi 28 detik itu memperlihatkan empat pria tiga berbaju hitam dan satu berkaos putih tengah bersiap-siap untuk melakukan joget Tiktok.
Empat pria yang menggunakan selendang di pinggulnya itu sudah mengayun-ayunkan tangan dan badan bersiap joget.
Namun sebelum keempat pria itu mengalunkan gerakan, seekor monyet merampas handphone tersebut dan membuat panik gerombolan itu.
Terlihat dalam tampilan video di detik berikutnya gambar menampilkan ekor monyet, bulu hingga wajah si monyet nakal tersebut.
Video yang diambil dari Tiktok @rizalprwto itu memancing komentar dari para warganet.
"Bojog ngae video Tiktok," tulis @budiartalibali***
Baca Juga: Anak Pegawai Tambang Minyak Tertangkap Pesta Ganja Bersama Pacar di Mengwi Tapi Tak Ditahan
"Dueg san bojog'e ngerekam vidio nah," kata @poetra_***
"Dueg bojog e ngae Tiktok," ungkap @samuderaa***
Lihat video selengkapnya DI SINI
Kontributor : Sekar Sari
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan, RAM 6 GB Performa Jempolan
- 5 Sepatu Skechers Paling Nyaman untuk Jalan Kaki, Cocok Dipakai Lansia
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
Pilihan
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto