SuaraBali.id - Griya Agung Beraban yang kembali menggelar upacara Pawintenan Ida Bhawati. Upacara tersebut dilakoni oleh Jero Mangku Wayan Sukadana bersama istri Jero Mangku Ni Wayan Siki Adnyani pada Selasa (15/3/2022) di Griya Agung Beraban, Denpasar, Bali.
Keduanya kini telah dinobatkan menjadi Sulinggih yaitu Ida Bhawati Pasek oleh Pasemetonan Maha Gotra Pasek Sanak Sapta Rsi (MGPSSR).
Menurut Ketua panitia penyelenggara Pawintenan Bhawati, Nyoman Kenak, upacara ini dalam rangka tradisi Nyambung Rah, yaitu mengikuti jejak sang orang tua yang telah menjadi seorang sulinggih.
"Seorang sulinggih di Pasemetonan MGPSSR wajib menjalani tahap Bhawati atau anak-anaking pandita. Secara niskala, kini calon Sulinggih telah masuk ke rahim nabe, yang nantinya akan lahir menjadi sulinggih melalui upacara Apod Gala Dwijati," terangnya sebagaimana diwartakan beritabali.com – jaringan suara.com.
Karena dilakukan di masa kegiatan ini tetap mematuhi protokol kesehatan dan diawasi oleh Satgas Desa Dauh Puri Kauh. Tamu juga dibatasi semua hadirin diimbau menggunakan masker tanpa kecuali.
"Kami apresiasi juga para sulinggih yang tetap taat prokes. Selalu disiplin mengenakan masker. Ini menjadi contoh bagi umat," ujar Kenak.
Pada kesempatan itu, Ketua PHDI Provinsi Bali Prof. Dr. I Ngurah Sudiana turut memberi apresiasi kepada kedua Ida Bhawati Pasek yang bersedia menempuh dunia kependetaan.
Ia pun mendukung lahirnya sulinggih dari berbagai pesemetonan di Bali, termasuk dari MGPSSR. Bali menurutnya masih memerlukan banyak sulinggih untuk melayani umat, baik dalam pelaksanaan upacara agama hingga Dharma wacana.
"Titiang kagum sekali dengan Semeton MGPSSR sampun memiliki Ida Brahmana kurang lebih 300," ungkapnya.
Baca Juga: Bule Australia Jadi Korban Pencurian di Sanur, Uang Tunai Sampai Perhiasan Perak Digasak Maling
Selain itu juga diapresiasi terkait upacara berlangsung dengan mengedepankan prokes. Upacara ini dipimpin oleh empat sulinggih, yakni Ida Pandita Mpu Nabe Sinuhun Siwa Putri Prama Dhaksa Manuaba sebagai Nabe Saksi. Ida Pandita Mpu Nabe Dharmika Tanaya sebagai Nabe Saksi.
Ida Pandita Mpu Nabe Dhaksa Mertayoga sebagai Nabe Tapak. Ida Pandita Mpu Nabe Jaya Putra Pamuteran sebagai Nabe Waktra. Dan Ida Pandita Mpu Nabe Siwa Budha Dhaksa Dharmita.
Upacara ini juga digelar bersamaan dengan piodalan di Merajan Agung Griya Agung Beraban.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Wisatawan Arab Saudi Mabuk Tusuk Ojol dan Sekuriti di Denpasar
-
Bahasa Sasak Terancam Hilang? 2,2 Juta Penutur Hadapi Tantangan Baru di Era Modern
-
Qlola Mobile BRI Hadirkan Kemudahan Pantau Keuangan Perusahaan secara Real-Time
-
Pria di Klungkung Berakhir Babak Belur Dihajar Saat Ngopi
-
Nikmati Promo Spesial Cashback BRI di Hari Sumpah Pemuda Pakai QRIS BRImo