SuaraBali.id - Sebanyak 10.007 Set Top Box (STB) gratis untuk rumah tangga kurang mampu akan dibagikan di Pulau Dewata, Bali. Pembagian STB ini diberikan oleh salah satu stasiun TV swasta nasional sebagai penyelenggara multipleksing (MUX) di wilayah layanan siar Provinsi Bali.
"Provinsi Bali memiliki nilai strategis bagi ANTV," kata Direktur PT Visi Media Asia Tbk (VIVA) Neil R Tobing dalam acara Pelaksanaan Uji Coba Distribusi STB dari Group Viva di Wilayah Layanan Bali, Rabu (16/3/2022).
Neil menilai Bali memiliki nilai strategis terkait konten siaran mengenai budaya masyarakat Bali.
"Seperti contohnya serial Mahabharata yang kisahnya pasti sangat akrab di benak masyarakat Pulau Dewata," ucapnya pada acara yang bertempat di Kantor Perbekel Desa Sumerta Kelod, Denpasar itu.
Adapun pihaknya membagikan 10.007 unit STB gratis yang merupakan komitmen jumlah STB terbesar sebagai salah satu penyelenggara MUX di Bali.
Tak hanya membagikan STB, ANTV juga menyelenggarakan sosialisasi Analog Switch Off (ASO) agar masyarakat mengerti dan paham tentang migrasi siaran TV analog ke TV digital yang dilakukan dalam tiga tahap yakni: 30 April, 25 Agustus, dan 2 November 2022.
Untuk menyukseskan ASO tahap 1 pada 30 April 2022 di Bali, ANTV sudah membangun enam site MUX untuk melayani 95 persen populasi masyarakat Bali. Keenam site MUX tersebut berada di Denpasar, Kintamani, Singaraja, Buleleng, Gilimanuk, dan Karangasem.
Pembagian STB gratis ini pun diapresiasi oleh Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati. Karena di wilayah Bali ada sebanyak 76 ribu keluarga kurang mampu yang membutuhkan bantuan.
“Harapannya kami ke depan makin banyak, makin banyak lagi, sehingga kualitas gambar dan pilihan acara lebih banyak lagi dan bervariasi di masa mendatang," ujar pria yang biasa disapa Cok Ace itu.
Sementara itu, Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Informatika Philip Gobang menambahkan dengan menyaksikan televisi digital itu sebetulnya memberikan ruang yang lebih luas kepada masyarakat untuk memilih konten yang semakin beragam.
"Juga memberikan kesempatan kepada penyelenggara siaran televisi swasta untuk bekerja lebih kreatif untuk menampilkan tayangan bermutu yang dibutuhkan masyarakat," ujarnya.
Para penerima STB gratis adalah rumah tangga kurang mampu yang memiliki pesawat televisi analog yang ditentukan Kemkominfo berdasarkan "database" Kementerian Sosial.
Data rumah tangga kurang mampu penerima STB menjadi acuan bagi penyelenggara multipleksing untuk membagikan STB gratis. (ANTARA)
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Polisi Ungkap Motif Mengejutkan Bocah Lompat dari Lantai 3 di Denpasar
-
Tak Gentar Meski Skuad Pincang, Johnny Jansen Bocorkan Kunci Kemenangan Bali United
-
Dilarang Bawa Sambal Terasi, Makanan Jamaah Calon Haji Disita Petugas
-
Begini Praktik Curang di Hari Pertama UTBK SNBT 2026
-
Stop 'Open Dumping'! Menteri LH Ancam Pidana Penjara hingga 15 Tahun bagi Pemda Bandel