SuaraBali.id - Jalan By Pass yang menghubungkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika dengan Awang, Lombok, NTB sempat dibongkar warga Dusun Songgong, Desa Sukadana, Kabupaten Lombok Tengah lantaran dinilai menyebabkan banjir. Adanya aliran air yang tersendat di lokasi tersebut diduga imbas dari adanya bypass tersebut.
Rusaknya jalan Bypass Mandalika-Awang di dekat Bundaran Timur pintu kedatangan menuju Kuta Mandalika membuat kontraktor penyedia jasa paket II pembangunan jalan bypass BIL-Mandalika rugi ratusan juta.
Pengerjaan jalan tambahan jalan bypass Awang menuju Kuta Mandalika merupakan pekerjaan tambahan paket 2 jalan Bypass BIL-Mandalika. Pengerjaan Paket 2 ini sepanjang 9,70 kilometer yang dikerjakan oleh PT Adhi Karya - PT Metro Lestari Utama (KSO) dengan anggaran Rp353 miliar.
Pekerja Kontraktor Paket II Pengerjaan jalan Bypass BIL-Mandalika, Ervan menjelaskan bahwa pihaknya belum melakukan perhitungan angka pasti kerugian akibat jalan yang diduga dijebol warga karena terendam banjir. Hal ini, kata Ervan, bergantung pada pola perbaikan yang akan dilakukan.
"Saya belum bisa perhitungkan secara teknis. Apakah ini dibongkar, kita akan cari solusi untuk diperbaiki," sebut Ervan saat meninjau jalan bypass Mandalika-Awang.
Menurutnya, jalan bypass Mandalika menuju Awang baru saja rampung dan belum genap sebulan. Jika melihat dari kerusakannya, kata Ervan, jalan diduga dijebol menggunakan eskavator milik salah satu perusahaan.
"Ini dirusak pakai alat," katanya.
Ervan menampik klaim drainase jalan tak maksimal. Sebab menurutnya, pihaknya telah membuat aliran air yang cukup selama proses pembangunan jalan termasuk mengantisipasi aliran air dalam kondisi hujan deras sekalipun.
"Mereka kira kita belum buat gorong-gorong. Tapi sudah kan. Yang di bahu jalan itu drainase dari jalan turun ke bawah jalan itu juga sudah kita buat," tukas Ervan.
Baca Juga: Marc Marquez Akan Datang ke Mandalika MotoGP 2022, Gubernur NTB Nyatakan Siap
Sejauh ini, pihaknya sedang menunggu instruksi dari pemerintah, baik Balai Jalan, PUPR dan ITDC sebagai pemilik teknis untuk perbaikan jalan.
"Kita tunggu instruksi saja. Ini juga masih masa pemeliharaan. Masih jadi tanggung jawab kontraktor. Masa pemeliharaan kan sampai setahun," kata Ervan.
Jika melihat kondisi jalan yang putus, sebut dia, pihak penyedia jasa alami kerugian hingga ratusan juta. Namun itu hanya taksiran secara kasat mata saja, sebab belum ada penghitungan secara teknis.
"Kita sedang hitung. Taksiran kira-kira ratusan juta," pungkas Ervan.
Seperti diketahui, sebelum dilakukan pembongkaran, ketinggian air di pemukiman warga hampir mencapai leher orang dewasa. Karena takut air makin tinggi, warga kemudian membuat aliran air dengan membongkar jalan tersebut menggunakan eskavator proyek yang berada tak jauh dari lokasi tersebut.
"Jalan itu memang harus dibongkar, kalau ndak, masyarakat kami akan menderita," kata Syukur, Kepala Desa Sukadana.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Wisatawan Arab Saudi Mabuk Tusuk Ojol dan Sekuriti di Denpasar
-
Bahasa Sasak Terancam Hilang? 2,2 Juta Penutur Hadapi Tantangan Baru di Era Modern
-
Qlola Mobile BRI Hadirkan Kemudahan Pantau Keuangan Perusahaan secara Real-Time
-
Pria di Klungkung Berakhir Babak Belur Dihajar Saat Ngopi
-
Nikmati Promo Spesial Cashback BRI di Hari Sumpah Pemuda Pakai QRIS BRImo