SuaraBali.id - Seorang pekerja mengalami nasib nahas saat melakukan pembongkaran tower pemancar sinyal di Kantor Plaza Telkom Group di Jalan Ngurah Rai, Kelurahan Dauhwaru, Kecamatan Jembrana, Selasa (05/04/2021) pukul 17.30 WITA.
Kecelakaan itu membuat satu pekerja bernama Rudi Mulyono terancam kehilangan tangan kanannya karena luka parah yang menyebabkan lengannya itu hampir putus.
Saat melakukan evakuasi, Tim SAR bersama Brimob, Polres Jembrana dan BPBD mengalami kesulitan karena lengan pekerja malang itu terjepit di besi tower.
Menurut Koordinator Pos SAR Jembrana Dewa Hendri Gunawan, korban baru bisa dievakuasi dari tower sekitar 4 jam lebih, dari korban mulai mengalami kecelakaan pukul 17.45 WITA hingga berhasil diturunkan pukul 21.30 WITA.
"Kami bersama tim gabungan sedikit kesulitan mengalami saat melepaskan tangan kanan korban yang terjepit besi tower tersebut," ungkap Dewa Hendri, Selasa (4/5/2021) malam.
"Berkat kerja keras tim akhirnya korban berhasil diselamatkan dan langsung dibawa ke ICU RSU Negara," tambahnya sebagaimana dilansir dari BeritaBali --jaringan Suara.com, Rabu (5/6/2021).
Sementara Kapolsek Jembrana Iptu Putu Santika saat dikonfirmasi mengatakan, rekan korban dan korban Rudi Mulyono bersama 3 lainnya bekerja mulai jam 09.00 WITA untuk menurunkan tower Telkomsel yang terpasang di belakang kantor Telkom Plaza.
"Saat bekerja proses penurunan tingkatan tower saksi bekerja di bagian bawah sedangkan korban di bagian atas,"jelas Kapolsek Santika.
"Pada pukul 17. 45 WITA dan tingkatan tower sisa tingkatan paling atas saksi melihat tower melorot kencang dan korban tidak sempat mengamankan diri sehingga tangan kanan korban bagian pergelangan terjepit."
Baca Juga: Terkuak! 2 Virus COVID-19 Baru Masuk Bali, Jenis Afrika Selatan dan Inggris
Terkait kondisi korban tersebut, menurut Plt RSU Negara dr.Eka Indrawati mengatakan, korban ini mengalami luka yang cukup parah di bagian tangan kanannya.
"Dari hasil pengecekan sementara korban ini masih sadar dan luka yang dialami di bagian kanannya luka berat dan hampir putus, " terang dr. Eka Indrawati.
Atas kecelakaan kerja yang dialami oleh pekerja tersebut, diduga akibat kelalaian dari para pekerja itu sendiri.
Berita Terkait
-
Sanksi Tilang dan Pidana Bagi Travel Gelap yang Nekat Angkut Pemudik
-
Geger Konsultan Perawat Tewas Gantung Diri, Motif Masih Misterius
-
Menaker Ida Fauziyah Resmikan BLK Komunitas Milik Serikat Pekerja
-
Lembar Sejarah Pulau Dewata, Ini Profil 10 Gubernur Bali
-
Gubernur Jatim: 33 dari 3.636 Pekerja Migran Indonesia Positif COVID-19
Terpopuler
- Prabowo Mau Gratiskan Pendidikan SD hingga Universitas Negeri, Dananya dari Uang Korupsi
- Viral Foto Duduk Bareng, Terungkap 6 Momen Kedekatan Gubernur Sherly dan Ahmad Luthfi
- Keluarga Masuk Daftar Ahli Waris Sengketa Lahan Sriwedari, Wali Kota Solo Respati Ambil Sikap Tegas!
- Sinopsis Revenge, Drama China Terbaru Lu Yu Xiao dan Zhang Ling He di WeTV
- Gegara Ayam Gongso, 413 Siswa dan Guru SMKN 2 Jogja Diduga Keracunan MBG
Pilihan
-
Emil Audero dan 5 Pemain Tinggalkan Rayo Vallecano
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
Terkini
-
Indosat Ungkap Pertahanan Scam di Era AI, 224 Juta SMS Penipuan Diblokir Sebelum Masuk ke Pelanggan
-
Menteri Perumahan Apresiasi BRI Dalam Perluasan Pembiayaan Dukung Program 3 Juta Rumah
-
Nurul Adha Terancam Pimpin Lombok Barat Sendirian hingga 2029, Ini Penyebabnya
-
BRI Kartu Kredit Hadirkan Promo Hemat 25% untuk Boost Harimu
-
9 Oleh-Oleh Bali Favorit Wisatawan, Falala Chocolate Jadi Pilihan Nomor 1