Ilustrasi tahanan. [Shutterstock]
SuaraBali.id - Kondisi lapas IIB Karangasem rusak dan lembab, nyaris overload atau kelebihan kapasitas.
Sejauh ini, dari 50 kamar hunian lapas lelaki, sebanyak 10 dari 17 kamar dengar kapasitas 3 orang yang ada mengalami kerusakan.
"10 kamar hunian dari 17 kamar dengan kapasitas 3 orang dalam kondisi rusak, keadaannya sangat lembab," kata Kalapas Kelas IIB Karangasem, Jaka Prihatin, dilansir laman BeritaBali, Selasa (23/3/2021).
Kapasitas lapas IIB Karangasem menampung sebanyak 149 narapidana saat ini sudah dihuni sebanyak 134 orang narapidana.
Itu pun ditambah sebanyak 40 orang tahanan kepolisian yang masih menunggu proses persidangan.
"Saat ini, lapas kelas IIB Karangasem bisa dikatakan penuh, jika dilihat dari kapasitasnya," ujarnya.
Berita Terkait
-
Harga Merosot, Bupati Karangasem Minta Warga Beli Salak Saat Gelar Hajat
-
Puting Beliung di Karangasem, Truk Tertimpa Pohon, Kernet Tewas Terjepit
-
Cuaca Buruk di Bali, Karangasem Diterjang Puting Beliung, 2 Orang Tewas
-
Cuaca Buruk Karangasem, Ni Ketut Tewas Tertimpa Pohon saat Angkat Jemuran
-
Duh, Banyak Penunggak Pajak Mobil Mewah di Karangasem
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
17 Saksi Pembakaran Santri Diperiksa Polisi
-
7 Risiko Digital Mengintai Anak, Guru dan Orang Tua Harus Waspada
-
Minyakita Bercampur Biosolar? Ini Hasil Investigasi Bulog NTB
-
Program Makan Gratis Libur, Harga Sayur di Lombok Anjlok Parah
-
Kisah BRI Dampingi PMI Bangun Usaha, Dari Pekerja Migran Jadi Entrepreneur