SuaraBali.id - Bupati Karangasem, I Gede Dana mengakui pemerintah belum bisa berbuat banyak untuk menolong para petani salak yang dirugikan akibat merosotnya harga buah yang kulitnya mirip sisik ular tersebut.
Melansir BeritaBali --jaringan Suara.com, Selasa (9/3/2021), harga buah salak biasa berada dikisaran Rp2.500 hingga Rp3.000 per kilogramnya di tingkat petani. Sementara jenis salak gula pasir berada di kisaran Rp10 ribu.
I Gede Dana tak menampik pemerintah belum bisa memberi solusi instan untuk mengatasi masalah yang menimpa petani salak.
Namun, pemerintah daerah disebutnya tengah menyiapkan program jangka panjang agar usaha pertanian seperti halnya Salak Karangasem bisa tersirkulasi dengan baik.
Sementara untuk saat ini, I Gede Dana hanya bisa menghimbau agar masyarakat bisa membeli buah lokal termasuk Salak Karangasem saat menggelar hajat dan berbagai upacara.
"Untuk saat ini, kita imbau terutama ketika ada upacara agar warga menggunakan buah lokal salah satunya adalah salak Bali," kata I Gede Dana.
Berita Terkait
-
Puting Beliung di Karangasem, Truk Tertimpa Pohon, Kernet Tewas Terjepit
-
Cuaca Buruk di Bali, Karangasem Diterjang Puting Beliung, 2 Orang Tewas
-
Cuaca Buruk Karangasem, Ni Ketut Tewas Tertimpa Pohon saat Angkat Jemuran
-
Duh, Banyak Penunggak Pajak Mobil Mewah di Karangasem
-
Diduga Jatuh di Air Terjun, Petani Karangasem Bali Ditemukan Tak Bernyawa
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Polda NTB Sita 1.734 Liter Pertalite Subsidi di Lombok Timur
-
Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
-
Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA
-
Diskon Pemeriksaan Laboratorium Hingga MCU Prodia, Ini Manfaat dari BRI untuk Nasabah Prioritas
-
Kementerian Transmigrasi dan Komisi V DPR RI Serahkan 109 SHM Warga Transmigrasi Lombok Timur