Polisi Ungkap Motif Mengejutkan Bocah Lompat dari Lantai 3 di Denpasar

Anak berinisial KA itu mengalami patah tulang kaki dan tangan

Muhammad Yunus
Kamis, 23 April 2026 | 12:50 WIB
Polisi Ungkap Motif Mengejutkan Bocah Lompat dari Lantai 3 di Denpasar
Kasatreskrim Polresta Denpasar, Kompol Agus Riwayanto Diputra saat ditemui pada Kamis (23/4/2026) [Suara.com/Putu Yonata Udawananda]
Baca 10 detik
  • Seorang anak berinisial KA melompat dari lantai tiga Pasar Desa Adat Serangan, Denpasar, pada Minggu, 19 April 2026.
  • Akibat tindakan nekat saat merekam konten video tersebut, korban mengalami cedera patah tulang pada bagian kaki dan tangan.
  • Kepolisian menyatakan korban meniru adegan dalam permainan daring Omori, namun tidak ditemukan adanya indikasi perundungan dalam peristiwa tersebut.

SuaraBali.id - Seorang anak perempuan melompat dari Lantai 3 Pasar Desa Adat Serangan, Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Minggu (19/4/2026).

Akibat hal tersebut, anak berinisial KA itu mengalami patah tulang kaki dan tangan.

Kejadian tersebut menarik perhatian publik di media sosial.

Karena sebelum peristiwa itu, KA sempat meminta temannya untuk merekam videonya untuk dijadikan konten.

Baca Juga:Tak Gentar Meski Skuad Pincang, Johnny Jansen Bocorkan Kunci Kemenangan Bali United

Video tersebut diawali dengan KA yang menari dan beberapa saat kemudian melompat.

Teman KA mengakui jika mereka tidak menyangka jika korban akan melompat dalam video itu.

“Tiba-tiba dengan sendirinya korban langsung berlari dan melompat dari lantai 3 pasar Desa Adat Serangan tersebut,” kata Kasatreskrim Polresta Denpasar, Kompol Agus Riwayanto Diputra saat ditemui di Mapolresta Denpasar, Kamis (23/4/2026).

Setelah kejadian tersebut, ponsel korban sempat diamankan untuk diselidiki.

Agus menjelaskan jika tidak ada indikasi perundungan yang menyebabkan peristiwa tersebut.

Baca Juga:Warga Serahkan Elang Tikus Terjerat dan Bayi Lutung ke BKSDA

Namun, ada indikasi korban terpengaruh adegan dalam game yang membuatnya melakukan tindakan tersebut.

Dalam keterangan yang disampaikan, KA disebut terpengaruh game bernama “Omori” yang disebut karakter dalam game tersebut melakukan adegan loncat dari Gedung.

“Jadi memang kita melihat di situ tidak ada indikasi-indikasi bullying, tapi memang karena korban kita yang jatuh ini ada terindikasi termotivasi dengan adanya salah satu game ya,” tutur Agus.

Koordinasi dengan psikolog juga menunjukkan indikasi yang sama terkait imbas dari game tersebut.

“Memang kalau kita lihat dan kita juga sudah koordinasi dengan psikolog, ya memang ada sedikitnya peran ataupun imbas gara-gara game itu,” papar Agus.

“Akhirnya dia ingin mencoba tren tersebut dan ini ingin diviralkan oleh yang bersangkutan,” tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini