3 Jurus Ampuh Hindari Kemacetan Total Arus Balik Lebaran

Arus Mudik hingga Arus Balik Lebaran seringkali membuat para pemudik galau

Muhammad Yunus
Selasa, 24 Maret 2026 | 16:40 WIB
3 Jurus Ampuh Hindari Kemacetan Total Arus Balik Lebaran
Arus Balik Lebaran 2026 [Suara.com/Antara]
Baca 10 detik
  • Kemacetan arus mudik Lebaran terjadi karena jadwal cuti bersamaan sehingga kendaraan menumpuk di jalan.
  • Pemudik dapat menghindari macet dengan memilih waktu perjalanan pada malam atau dini hari yang lebih sepi.
  • Penting memeriksa aplikasi navigasi dan mempelajari detail kondisi jalan alternatif sebagai solusi penghindaran kemacetan.

SuaraBali.id - Arus Mudik hingga Arus Balik Lebaran seringkali membuat para pemudik galau. Karena harus bersiap menikmati kemacetan sepanjang jalan.

Hal ini diakibatkan karena jadwal cuti mereka bersamaan, sehingga berangkat mudik dan pulang kembali ke perantauan pun di hari yang sama.

Alhasil, kendaraan mulai dari roda 2, roda 4, hingga bus menumpuk jadi satu di sepanjang jalan, dan mengakibatkan macet.

Meskipun hanya menjadi momen setahun sekali, rasanya jika harus menikmati kemacetan dijalan akan sangat membosankan.

Baca Juga:Balas Dendam Kuliner Lebaran Bikin Perut Buncit? Terapkan 5 Gerakan Ampuh Ini

Belum lagi jika macetnya sampai puluhan kilometer, hal ini akan sangat menguras tenaga dan waktu.

Berikut beberapa tips mudik maupun balik ke perantauan akan terhindari dari kemacetan:

1. Pilih Waktu yang Tepat

Hal pertama yang harus dilakukan sebelum mudik ke kampung halaman maupun pulang lagi kembali ke perantauan adalah memilih waktu yang tepat.

Tidak hanya sekedar berangkat dan pulang, anda harus mempelajari jam – jam dimana keadaan jalan raya ramai lancar, sehingga tidak macet parah.

Baca Juga:Jadi Magnet Baru! Kenapa Kapibara Bikin Bali Zoo Diserbu Wisatawan Saat Lebaran?

Perjalanan mudik lebaran maupun kembali pulang ke perantauan bisa dilakukan di malam hari hingga dini hari.

Di waktu tersebut bisa menjadi pilihan, karena lalu lintas cenderung lebih lancar bahkan sepi, karena kendaraan masih terhitung jari.

Kebanyakan orang akan mulai melakukan perjalanan dipagi hari selepas Salat Subuh hingga pukul 09.00 pagi.

Kemudian di sore harinya mereka akan memilih di pukul 02.00 – 03.00 sore, dimana keadaan sudah mulai teduh, namun tidak terlalu sore juga.

2. Cek Keadaan Jalan Melalui Aplikasi Navigasi

Sebelum melakukan perjalanan di hari H, saat mudik maupun pulang kembali ke perantauan. Sebaiknya anda mulai mengecek Aplikasi Navigasi, misalnya Google Maps.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini