- Idulfitri merupakan momentum kemenangan tahunan umat Islam setelah berhasil menahan hawa nafsu selama sebulan penuh.
- Secara bahasa, Idulfitri mengandung arti kembali suci, bersih dari segala dosa, kesalahan, dan keburukan yang telah lalu.
- Salat Idulfitri hukumnya sunah muakkad, dilaksanakan dua rakaat antara terbit fajar hingga sebelum waktu Zuhur tiba.
Lalu bagaimana dengan Niat yang menjadi rukun pertama dalam Salat?
Niat Salat Idulfitri ini dilakukan di dalam hati, bersamaan dengan takbiratul ihram.
Namun, beberapa ulama menganjurkan untuk melafalkan niat secara lisan sebelum memulai Salat Idulfitri agar lebih mantap.
1) Niat sebagai Makmum
Baca Juga:Jangan Terlewat! 8 Persiapan Penting Ini Wajib Kamu Lakukan Sebelum Salat Idulfitri
“Ushalli sunnatan li idil fithri rak’ataini mustaqbilal qiblati ada’an ma’muman lillahi ta’ala”
Artinya: Aku berniat salat sunah Idul Fitri dua rakaat menghadap kiblat, tunai sebagai makmum karena Allah Ta’ala.
2) Niat sebagai Imam
“Ushalli sunnatan li idil fithri rak’ataini mustaqbilal qiblati ada’an imaman lillahi ta’ala”
Artinya: Aku berniat salat sunah Idul Fitri dua rakaat menghadap kiblat, tunai sebagai imam karena Allah Ta’ala.
Baca Juga:PWNU Imbau Umat Muslim di Bali Tarawih dan Takbiran di Rumah Saat Nyepi: Tidak Mengurangi Pahala
3) Niat Salat Idul Fitri Sendiri (Munfarid)
“Ushalli sunnatan li idil fithri rak’ataini mustaqbilal qiblati ada’an lillahi ta’ala”
Artinya: Aku berniat salat sunah Idul Fitri dua rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta’ala.
Waktu pelaksanaan Salat Idul Fitri ini dimulai setelah matahari terbit hingga sebelum masuk waktu Zuhur.
Niatkan Salat Idul Fitri dalam hati dengan baik, agar pahala yang didapatkan dalam melaksanakan Salat tersebut sempurna.
Kontributor : Kanita