- Idulfitri merupakan momentum kemenangan tahunan umat Islam setelah berhasil menahan hawa nafsu selama sebulan penuh.
- Secara bahasa, Idulfitri mengandung arti kembali suci, bersih dari segala dosa, kesalahan, dan keburukan yang telah lalu.
- Salat Idulfitri hukumnya sunah muakkad, dilaksanakan dua rakaat antara terbit fajar hingga sebelum waktu Zuhur tiba.
SuaraBali.id - Hari Raya Idulfitri bukan hanya sekedar Hari raya biasa bagi umat Islam. Pasalnya, hari Istimewa yang hanya satu tahun sekali itu mengandung makna mendalam.
Hari dimana menjadi momentum yang paling ditunggu – tunggu umat Islam sebagai ajang kemenangan setelah sebulan berpuasa menahan nafsu.
Hari Raya Idulfitri ini memiliki makna kesucian hati dan kebersihan jiwa. Berikut makna Hari Raya Idulfitri dalam perspektif Islam:
1. Kembali Suci
Baca Juga:Jangan Terlewat! 8 Persiapan Penting Ini Wajib Kamu Lakukan Sebelum Salat Idulfitri
Dalam gabungan kata Idul Fitri berasal dari dua kata, yakni ‘Id’ dan ‘al-fitri’.
Secara Bahasa, Id berasal dari kata ada – ya’uudu, yang artinya kembali. Kemudian, kata al-fitri memiliki dua makna, yakni suci dan berbuka.
Suci memiliki arti bersih dari segala dosa, kesalahan dan keburukan.
2. Hari Kemenangan
Setelah berpuasa selama satu bulan, Idul Fitri kini menjadi hari Kemenangan bagi umat Islam.
Baca Juga:PWNU Imbau Umat Muslim di Bali Tarawih dan Takbiran di Rumah Saat Nyepi: Tidak Mengurangi Pahala
Pasalnya, mereka sudah berhasil menyelesaikan ibadah yang berat dengan berpuasa selama satu bulan. Idulfitri menjadi kemenangan spiritual atas hawa nafsu dan godaan duniawi.
Sesuai dengan Namanya ‘Idulfitri’, dihari kemenangan ini umat Islam kembali fitrah. Kembali suci, bersih dari segala dosa dan kesalahan.
Ini mencerminkan bahwa setelah satu bulan penuh menjalankan ibadah puasa, Umat Islam diharapkan kembali kepada kesucian hati dan jiwa.
Hari Raya Idulfitri menjadi momentum untuk bersilaturahmi, saling memaafkan, dan mempererat hubungan antar sesama.
Momentum Salat Hari Raya Idulfitri hanya terjadi satu kali dalam satu tahun. Salat Idul Fitri hukumnya sunah muakkad atau sangat dianjurkan bagi umat Islam.