- Hukum mandi keramas sebelum Salat Idulfitri adalah sunnah muakkad, sangat dianjurkan untuk menyambut hari kemenangan.
- Ulama menyepakati anjuran ini berdasarkan kebiasaan Nabi Muhammad SAW dan dalil dari kitab Al-Muwatta Imam Malik.
- Waktu utama pelaksanaan mandi sunnah ini adalah setelah terbit fajar hingga sebelum berangkat Salat Idulfitri pagi hari.
Waktu yang paling utama yakni setelah terbit fajar hingga sebelum melaksanakan Salat Subuh atau sebelum berangkat ke tempat Salat Idulfitri.
Berikut tata cara mandi sunnah Idulfitri:
1. Sebelum mandi, dianjurkan untuk membaca niat terlebih dahulu.
Nawaitu ghusla ‘idil fithri sunnatan lillahi ta’ala.
Baca Juga:Jangan Terlewat! 8 Persiapan Penting Ini Wajib Kamu Lakukan Sebelum Salat Idulfitri
Artinya: Aku niat mandi sunnah Idul Fitri karena Allah Ta’ala
2. Membasuh kedua tangan hingga pergelangan tangan sebanyak tiga kali sebelum memulai mandi.
3. Membersihkan bagian tubuh yang sering terkena kotoran, seperti kemaluan dan ketiak.
4. Lakukan wudhu seperti ketika hendak melaksanakan Salat Wajib. Seperti berkumur, menghirup air ke dalam hidung (istinsyaq).
5. Menyiram seluruh tubuh dimulai dengan membasuh kepala sebanyak 3 kali hingga air meresap ke kulit kepala dan rambut.
Baca Juga:PWNU Imbau Umat Muslim di Bali Tarawih dan Takbiran di Rumah Saat Nyepi: Tidak Mengurangi Pahala
6. Setelah itu siram tubuh bagian kanan sebanyak 3 kali, kemudian bagian kiri sebanyak 3 kali. Pastikan seluruh tubuh terkena air, termasuk sela – sela jari tangan dan kaki serta lipatan kulit.
Setelah selesai mandi sunnah idul Fitri, disunnahkan memakai pakaian bersih dan menggunakan wewangian, khususnya bagi laki – laki, sebagai bentuk penghormatan terhadap Hari Raya.
Kontributor : Kanita