- Pelaku BP menghabisi nyawa ibu kandungnya di Lombok Barat karena sakit hati setelah permintaannya untuk uang Rp39 juta ditolak.
- Pembunuhan terjadi pada Minggu dini hari, 25 Januari, saat korban tidur, kemudian jasadnya dibakar di Batu Leong.
- Identifikasi pelaku berhasil dilakukan polisi melalui rekaman CCTV dan penemuan bercak darah di bagasi mobil pelaku.
SuaraBali.id - Kasus penemuan jasad hangus di wilayah Batu Leong, Kabupaten Lombok Barat, akhirnya terungkap.
Pelaku ternyata adalah anak kandung korban sendiri yang berinisial BP.
Berikut adalah fakta-fakta di balik kejadian kelam tersebut:
1. Motif Sakit Hati Karena Masalah Uang
Baca Juga:Anak Tega Bunuh dan Bakar Ibu di Lombok Barat, Ini Penyebabnya!
Berdasarkan pemeriksaan polisi, alasan utama BP tega menghabisi nyawa ibunya, YRA, adalah rasa sakit hati.
Pelaku sebelumnya meminta uang sebesar Rp39 juta kepada korban untuk melunasi utang, namun permintaan tersebut ditolak oleh sang ibu.
2. Dibunuh Saat Sedang Tidur Pulas
Aksi keji ini dilakukan pada Minggu dini hari (25/1) sekitar pukul 02.00 WITA.
Pelaku memanfaatkan kondisi korban yang sedang tidur pulas dengan melilitkan tali ke leher korban dan menariknya sekuat tenaga hingga korban meninggal dunia.
Baca Juga:Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas VI Halaman 17 dan 20: Sejarah Bahasa Indonesia
Setelah itu, jasad korban dibungkus kain sprei dan dimasukkan ke bagasi mobil Innova putih.
3. Jasad Dibakar untuk Menghilangkan Jejak
Pelaku membawa jasad ibunya ke wilayah Sekotong. Di tengah perjalanan, ia sempat membeli BBM di sebuah kios.
Setibanya di lokasi yang sepi di wilayah Batu Leong, BP menurunkan jasad ibunya, menyiramnya dengan BBM, lalu membakarnya.
Ia bahkan menunggu selama 30 menit untuk memastikan jenazah tersebut hangus sebelum meninggalkannya.
4. Terungkap Berkat Rekaman CCTV dan Bercak Darah