- Samsung populer di Indonesia karena fitur unggul, stabilitas, kemudahan penggunaan, serta dukungan layanan purna jual.
- Galaxy A36 5G (mulai Rp4,9 juta) cocok untuk aktivitas harian; Galaxy A56 5G (mulai Rp5,9 juta) memiliki fitur AI Awesome Intelligence.
- Galaxy S25 FE, meski rilis 2025, tetap diminati awal 2026 sebagai opsi flagship terjangkau (mulai Rp8,5 jutaan).
SuaraBali.id - Samsung menjadi salah satu merk handphone (HP) yang banyak diminati di Indonesia. HP ini dikenal memiliki banyak fitur namun tetap stabil serta user friendly.
Sehingga Samsung bisa disebut sebagai merk HP yang cocok bagi pemula maupun pengguna berpengalaman.
Dari aspek kamera, HP Samsung juga terbukti unggul, dengan kemampuan zoom optik, dan stabilitas video menjadikannya pilihan favorit.
Faktor lainnya yang tak kalah penting yaitu banyaknya pusat layanan Samsung yang tersebar di Indonesia. Hal ini tentu mempermudah dalam perbaikan.
Baca Juga:Ini 4 Smartphone Paling Diburu di Awal Januari 2026
Berikut HP Samsung yang banyak diminati hingga awal Tahun 2026:
1. Samsung Galaxy A36 5G
Samsung Galaxy A36 membawa peningkatan dari generasi sebelumnya, dan dibanderol cukup menarik.
HP ini cocok menjadi daily driver pengguna yang aktif dalam komunikasi, kreasi konten maupun hiburan seperti gaming dan streaming.
Samsung Galaxy A36 dengan varian 8GB/256GB dibanderol mulai dari Rp 4,9 jutaan, sementara versi 12GB/256GB berada di kisaran Rp 5,5 jutaan.
Baca Juga:5 HP Gaming Murah Spek Dewa Harga Cuma 3 Jutaan
2. Samsung Galaxy A56 5G
Samsung Galaxy A56 termasuk dalam ponsel mid-range. HP ini membawa sederet perubahan, salah satunya yakni pada housing kamera yang kini menjadi mirip dengan lini flagship mereka.
Galaxy A56 ini juga dibekali dengan fitur AI yang dilabeli sebagai Awesome Intelligence, fitur AI untuk seri Galaxy A Samsung.
Samsung Galaxy A56 dengan varian 8GB/256GB dibanderol mulai dari Rp 5,9 jutaan, sementara versi 12GB/256GB berada di kisaran Rp 6,5 jutaan.
3. Samsung Galaxy S25 FE
Samsung Galaxy S25 Series resmi beredar di pasar Indonesia sejak awal 2025. Meski demikian, memasuki Januari 2026 ini, peminatnya masih terbilang banyak.