- Pemerintah NTB mengimbau wisatawan berhati-hati selama musim hujan akhir 2025 karena potensi bahaya di lokasi wisata.
- Destinasi seperti air terjun, perbukitan, pantai, dan sungai memerlukan kewaspadaan ekstra akibat potensi longsor atau banjir rob.
- BPBD NTB meminta Pokdarwis memasang rambu-rambu peringatan bahaya dan jalur evakuasi di lokasi wisata rawan.
SuaraBali.id - Pada musim hujan di wilayah Provinsi NTB akhir tahun 2025 ini, pemerintah daerah mengingatkan untuk lebih berhati-hati pada saat berlibur.
Destinasi wisata di NTB sangat beragam, mulai dari destinasi wisata pantai, air terjun, perbukitan hingga wisata khusus pendakian Gunung Rinjani.
Ada beberapa destinasi wisata yang harus dihindari dan lebih berhati-hati pada musim hujan ini.
Pemerintah daerah mengingatkan untuk lebih berhati-hati di destinasi wisata saat ini saat musim hujan.
Baca Juga:7 Destinasi Bali Akan Membawamu ke Era Kerajaan Hindu, Turis Wajib Kunjungi
1. Destinasi wisata air terjun
Di NTB terdapat banyak sekali destinasi wisata air terjun yang cukup dikenal masyarakat.
Hanya saja pada saat musim hujan ini lebih berhati-hati karena rawan longsor.
Salah satu wisata air terjun yang ramai dikunjungi yaitu Air Terjun Benang Kelambu yang ada di Kabupaten Lombok Tengah.
2. Perbukitan
Baca Juga:6 Surga Alam Tersembunyi Bali Timur yang Jarang Tersentuh Wisatawan
Destinasi wisata ini kerap menjadi pilihan masyarakat untuk bisa melihat keindahan Lombok di ketinggian.
Di Lombok terdapat banyak sekali perbukitan yang menjadi tujuan masyarakat.
Namun pada musim hujan ini, destinasi wisata ini menjadi salah satu yang menuntut kehati-hatian.
3. Pantai
Meski bukan destinasi yang curam, namun destinasi wisata pantai juga harus lebih berhati-hati pada musim hujan ini.
Pasalnya, banjir rob rawan terjadi di beberapa pantai di Pulau Lombok.