- Perawatan mobil listrik relatif lebih ringan dibandingkan mobil konvensional karena komponennya lebih sedikit.
- Menjaga kesehatan baterai adalah hal wajib, dilakukan dengan mengisi antara 80-90% dan jangan sampai kosong.
- Penggunaan aksesoris serta menghindari suhu ekstrem penting untuk menjaga efisiensi dan umur baterai mobil listrik.
AC memang menjadi salah satu fasilitas mobil yang tidak akan terlewatkan ketika berkendara.
Namun aksesoris atau perangkat yang terus menerus menggunakan daya Listrik tersebut dapat menguras baterai. Maka dari itu harus dengan bijaksana dalam menggunakannya.
4. Hindari Paparan Suhu Tinggi ataupun Rendah
Pastikan menghindari paparasan suhu yang tinggi maupun rendah. Caranya yakni dengan memilih tempat parkir yang rindang, teduh dan semacamnya.
Baca Juga:Mobil Listrik Bekas Gila-Gilaan Harganya di 2025, Jauh Lebih Murah dari Barunya
Pasalnya, baterai lithium-ion yang digunakan pada mobil Listrik sensitive terhadap suhu ekstrem.
5. Berkendara secara Efisien
Sebaiknya hindari akselerasi dan pengereman mendadak. Untuk mengurangi tekanan pada baterai dan memperpanjang jarak tempuh, gunakan mode eco atau hemat energi.
6. Atur Mode Penyimpanan
Mobil Listrik yang tidak digunakan dalam waktu lama, sebaiknya mengaktifkan mode penyimpanan.
Baca Juga:4 Mobil Listrik Termurah di Indonesia, Harganya Bikin Nagih
Hal ini untuk menjaga tegangan tetap stabil dan baterai tidak drop.
7. Lakukan Pengecekan Berkala
Harus sering – sering melakukan pengecekan seperti kabel, terminal, dan konektor baterai.
Apabila ditemukan penurunan performa, sebaiknya segera dibawa ke bengkel resmi.
Merawat Mobil Listrik terbilang susah – susah gampang. Meskipun tidak memiliki oli, busi dan knalpot, namun kendaraan ini tetap membutuhkan perawatan rutin.
Perangkat lunak yang dimiliki mobil Listrik seperti baterai hingga sistem pendingin bekerja saling terhubung.