- Perawatan mobil listrik relatif lebih ringan dibandingkan mobil konvensional karena komponennya lebih sedikit.
- Menjaga kesehatan baterai adalah hal wajib, dilakukan dengan mengisi antara 80-90% dan jangan sampai kosong.
- Penggunaan aksesoris serta menghindari suhu ekstrem penting untuk menjaga efisiensi dan umur baterai mobil listrik.
SuaraBali.id - Perawatan mobil Listrik terbilang cukup ringan jika dibandingkan dengan perawatan mobil yang menggunakan mesin pembakaran internal.
Harganya yang lumayan menguras dompet rupanya memberikan keuntungan tersendiri, lantaran mobil Listrik juatru membutuhkan perawatan yang lebih minim.
Mobil Listrik hanya membutuhkan sedikit komponen untuk bisa bergerak atau berjalan. Komponen utama yang dibutuhkan yakni berupa baterai.
Karena menjadi komponen utama, sudah menjadi hal wajib bagi pengguna mobil Listrik untuk pintar – pintar menjaga Kesehatan baterai.
Baca Juga:Mobil Listrik Bekas Gila-Gilaan Harganya di 2025, Jauh Lebih Murah dari Barunya
Bagaimana cara merawat baterai mobil Listrik agar tetap bagus dan awet?
Baterai adalah ‘Jantung’ sebuah mobil Listrik, sebaiknya hindari hal – hal yang dapat merusak baterai dengan cepat.
Lakukan hal ini untuk menjaga efisiensi dan performa kendaraan (mobil Listrik) anda:
1. Isi Baterai Mobil Listrik hingga 80 – 90%
Sama halnya dengan pengisian (charging) ponsel, tablet, laptop dan perangkat elektronik lainnya.
Baca Juga:4 Mobil Listrik Termurah di Indonesia, Harganya Bikin Nagih
Pengisian baterai terhadap mobil Listrik juga tidak boleh dilakukan lebih dari 100%.
Idealnya pengisian dilakukan hingga sekitar 80/90% saja. Hal ini tentunya untuk memperpanjang umur baterai.
2. Isi Baterai Mobil Listrik sebelum 20 – 30%
Sebaliknya, jangan lakukan pengisian hingga berlebihan dan jangan pula melakukan pengisian dengan kondisi baterai hampir kosong atau bahkan kosong (0%).
Meskipun mobil Listrik masih dapat beroperasi dalam keadaan baterai hampir kosong, namun kebiasaan ini justru akan memperpendek umur baterai.
3. Gunakan Aksesoris (AC) dengan Bijak
AC memang menjadi salah satu fasilitas mobil yang tidak akan terlewatkan ketika berkendara.
Namun aksesoris atau perangkat yang terus menerus menggunakan daya Listrik tersebut dapat menguras baterai. Maka dari itu harus dengan bijaksana dalam menggunakannya.
4. Hindari Paparan Suhu Tinggi ataupun Rendah
Pastikan menghindari paparasan suhu yang tinggi maupun rendah. Caranya yakni dengan memilih tempat parkir yang rindang, teduh dan semacamnya.
Pasalnya, baterai lithium-ion yang digunakan pada mobil Listrik sensitive terhadap suhu ekstrem.
5. Berkendara secara Efisien
Sebaiknya hindari akselerasi dan pengereman mendadak. Untuk mengurangi tekanan pada baterai dan memperpanjang jarak tempuh, gunakan mode eco atau hemat energi.
6. Atur Mode Penyimpanan
Mobil Listrik yang tidak digunakan dalam waktu lama, sebaiknya mengaktifkan mode penyimpanan.
Hal ini untuk menjaga tegangan tetap stabil dan baterai tidak drop.
7. Lakukan Pengecekan Berkala
Harus sering – sering melakukan pengecekan seperti kabel, terminal, dan konektor baterai.
Apabila ditemukan penurunan performa, sebaiknya segera dibawa ke bengkel resmi.
Merawat Mobil Listrik terbilang susah – susah gampang. Meskipun tidak memiliki oli, busi dan knalpot, namun kendaraan ini tetap membutuhkan perawatan rutin.
Perangkat lunak yang dimiliki mobil Listrik seperti baterai hingga sistem pendingin bekerja saling terhubung.
Sehingga jika salah satu komponen bermasalah, performa mobil akan langsung menurun.
Kontributor : Kanita