Gubernur Sulsel: Pemenuhan Gizi Harus Bebas Korupsi

Setiap program harus dikelola secara profesional, tepat sasaran, dan bebas dari praktik koruptif

Muhammad Yunus
Minggu, 23 November 2025 | 12:50 WIB
Gubernur Sulsel: Pemenuhan Gizi Harus Bebas Korupsi
Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman [Suara.com/Humas Pemprov Sulsel]
Baca 10 detik
  • Gubernur Sulsel tekankan pemenuhan gizi harus bebas korupsi demi manfaat langsung dirasakan masyarakat.
  • Sosialisasi anti korupsi digelar di Makassar pada Sabtu (23/11) dihadiri ribuan anggota SPPG.
  • Program Asta Cita terkait gizi harus dikelola profesional, tepat sasaran, didukung kolaborasi daerah dan BGN.

SuaraBali.id - Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman mengatakan pemenuhan gizi harus bebas praktik korupsi. Demi menjamin manfaatnya dirasakan langsung masyarakat.

"Setiap program harus dikelola secara profesional, tepat sasaran, dan bebas dari praktik koruptif demi menjamin manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya pada anak sekolah," ujarnya pada Sosialisasi Anti Korupsi dan Bimbingan Teknis Akuntabilitas Keuangan bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang digelar Badan Gizi Nasional di Makassar, Sabtu (23/11).

Gubernur Sulsel berharap program Asta Cita dari Presiden Prabowo Subianto dalam pelayanan publik, khususnya terkait pemenuhan gizi masyarakat, dikelola secara profesional, tepat sasaran, dan bebas dari praktik koruptif.

Kegiatan Sosialisasi ini dihadiri ribuan anggota SPPG dari berbagai kabupaten/kota di Sulsel.

Baca Juga:Isu Prabowo Kembalikan Punggawa KPK Menguat, Yudi: Kami Berharap Benar

Sebagai upaya memperkuat tata kelola program gizi yang transparan dan akuntabel.

Dalam sambutannya, Gubernur Sulsel menyampaikan penguatan integritas dalam pelayanan publik merupakan bagian penting dalam mendukung program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam pemenuhan gizi masyarakat.

Andi Sudirman juga menekankan perlunya kolaborasi erat antara Badan Gizi Nasional dan pemerintah daerah dalam memperkuat sistem pengelolaan serta peningkatan kompetensi SDM.

“Dengan penerapan sistem yang lebih kuat dan SDM yang lebih kompeten, pemenuhan gizi dapat berjalan lebih efektif dan memberi dampak nyata, terutama bagi anak sekolah dan masyarakat kita,” cetus Andi Sudirman.

Baca Juga:Indonesia Berduka, Mantan Ketua KPK Antasari Azhar Wafat

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini