Iran Tuntut FIFA Usir Israel dari Seluruh Kompetisi Setelah 3 Insan Sepak Bola Tewas

Iran minta FIFA sanksi Israel usai 3 insan sepak bolanya tewas akibat konflik. Menpora Iran kirim surat ke FIFA, minta Israel dibekukan dari sepak bola internasional.

Eviera Paramita Sandi
Rabu, 25 Juni 2025 | 15:22 WIB
Iran Tuntut FIFA Usir Israel dari Seluruh Kompetisi Setelah 3 Insan Sepak Bola Tewas
Ilustrasi FIFA [Shutterstock]

SuaraBali.id - Konflik di Timur Tengah terus menimbulkan korban jiwa, bahkan hingga ke ranah olahraga. Sepak bola Iran berduka setelah kehilangan tiga anggotanya.

Menyusul tragedi ini, Menteri Pemuda dan Olahraga Iran, Ahmad Donyamali, mendesak FIFA untuk memberikan sanksi total kepada Israel.

Tuntutan ini telah dikirimkan secara resmi kepada Presiden FIFA, Gianni Infantino, menandai eskalasi serius dalam dinamika politik dan olahraga global.

Surat resmi dari Menpora Iran, Ahmad Donyamali, ini bukan tanpa alasan kuat.

Baca Juga:Perang Dunia 3 Mengancam: Benarkah Indonesia Bebas, atau Justru di Posisi Rentan?

Komunitas olahraga Iran tengah diselimuti duka mendalam atas tewasnya tiga insan sepak bola mereka.

Mereka adalah:

  • Ali Moradi, seorang pesepak bola profesional yang dikenal di kancah domestik.
  • Alireza Khalaj, seorang pemain futsal berbakat yang namanya tak asing di arena futsal Iran.
  • Mohammad Asadi, seorang wasit sepak bola yang berdedikasi pada profesinya.

Kematian tragis ketiga individu ini telah memicu gelombang kemarahan dan tuntutan keadilan dari Iran, yang kini menyorot langsung Federasi Sepak Bola Israel di mata dunia.

Dalam suratnya kepada Gianni Infantino, Menpora Donyamali menegaskan satu tuntutan yang jelas dan tanpa kompromi: larang dan bekukan keanggotaan Federasi Sepak Bola Israel dari seluruh aktivitas sepak bola internasional.

Pemerintah Iran menuding bahwa kematian mereka adalah akibat langsung dari tindakan agresi yang dilakukan oleh Israel di kawasan tersebut.

Baca Juga:3 Pengganti Pemimpin Potensial di Iran Jika Ali Khamenei Tewas Dalam Perang

Donyamali, dalam komunikasinya dengan FIFA, tidak hanya menyuarakan duka, tetapi juga melayangkan gugatan berdasarkan prinsip-prinsip yang dijunjung tinggi oleh FIFA sendiri.

"Bagaimana FIFA, sebagai badan yang mempromosikan perdamaian dan berpegang pada piagam hak asasi manusia, dapat tetap diam ketika para atlet dan wasit kami menjadi korban dari kebrutalan?"

"Kehadiran Israel di panggung sepak bola internasional saat ini bukan lagi sekadar partisipasi, melainkan sebuah legitimasi terhadap tindakan mereka yang merenggut nyawa. Kami menuntut tindakan nyata, bukan hanya kata-kata," demikian kutipan surat Menpora Iran seperti dikutip Suara.com dari varzesh3, Rabu (25/6).

Ini bukan pertama kalinya seruan untuk menskors Israel dari FIFA menggema.

Namun, surat resmi dari Iran yang didasarkan pada korban spesifik dari komunitas sepak bola memberikan bobot yang berbeda pada tuntutan kali ini.

Donyamali mendesak FIFA untuk menerapkan standar yang sama seperti yang pernah mereka lakukan pada negara-negara lain di masa lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini