Koster Adukan Langsung Aqua yang Belum Dukung Larangan AMDK di Bawah 1 Liter di Bali

Gubernur Bali adukan Danone (Aqua) ke Menteri LHK karena belum dukung larangan produksi AMDK di bawah 1 Liter.

Eviera Paramita Sandi
Kamis, 05 Juni 2025 | 12:53 WIB
Koster Adukan Langsung Aqua yang Belum Dukung Larangan AMDK di Bawah 1 Liter di Bali
Gubernur Bali, Wayan Koster dan Menteri LH, Hanif Faisol Nurofiq saat berada di Pantai Kuta, Kabupaten Badung, Kamis (5/6/2025) (suara.com/Putu Yonata Udawananda)

SuaraBali.id - Gubernur Bali, Wayan Koster mengungkap adanya produsen Air Mineral Dalam Kemasan (AMDK) yang belum mendukung kebijakan pelarangan produksi AMDK di bawah 1 liter di Bali.

Koster mengungkap satu perusahaan itu adalah Danone yang memproduksi Aqua.

Dalam kesempatan itu, dia mengadukan hal tersebut kepada Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq yang hadir dalam kegiatan di Pantai Kuta, Kabupaten Badung, Kamis (5/6/2025).

Koster menjelaskan jika dia sudah sempat mengumpulkan 18 perusahaan produsen air mineral di Bali untuk menyosialisasikan kebijakan tersebut.

Baca Juga:Gerakan Bali Bersih Sampah, Antara Ambisi Lingkungan Dan Ancaman Bagi UMKM Lokal

Namun, hanya Danone yang belum mendukung kebijakan tersebut.

“Jadi kami sudah mengumpulkan para produsen minuman kemasan ada 18 produsen minuman kemasan plastik di bali,” ujar Koster dalam pidatonya pada kegiatan tersebut.

“Kami sudah mengumpulkan semua, semuanya mendukung pak, kecuali satu pak. Izin saya harus menyebut, yang satu yang belum adalah Danone yang memproduksi air Aqua,” ungkapnya.

Dari penjelasannya, Koster mengungkap jika perusahaan-perusahaan AMDK di Bali bersedia untuk menghentikan produksi air kemasan di bawah 1 liter.

Mereka akan menghabiskan stok AMDK di bawah 1 liter yang sudah terlanjur diproduksi dan masih beredar di pasaran.

Baca Juga:Vietnam Airlines Beroperasi Kembali, Ada 7 Penerbangan Per Minggu

Sementara, Koster berencana akan kembali memanggil Danone terkait hal tersebut.

“Kami akan undang lagi (Danone). Yang lain semuanya sudah setuju menghentikan produksi minuman kemasan sekali pakai dan hanya menghabiskan yang sudah terlanjur diproduksi,” tutur politisi PDIP itu.

Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq meminta Danone agar secepatnya mengikuti arahan Koster terkait hal tersebut.

Hanif mengaku siap turun tangan jika masih ada perusahaan yang membandel soal kebijakan pelarangan produk kemasan plastik.

“Tadi disampaikan oleh Bapak Gubernur ada salah satu produsen yang belum mendukung upaya Bapak Gubernur menuju Bali bersih,” tutur dia.

“Saya ingatkan hari ini secepatnya mengikuti, apa yang diarahkan Bapak Gubernur atau akan berhadapan dengan Menteri Lingkungan Hidup,” imbuh Hanif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini