Ribuan Warga Padati Lebaran Topat di Makam Bintaro & Loang Baloq Mataram

Lebaran Topat di Lombok, NTB, dirayakan seminggu setelah Idul Fitri. Tradisi ini simbol kebersamaan dengan ketupat sebagai ikon.

Eviera Paramita Sandi
Senin, 07 April 2025 | 16:15 WIB
Ribuan Warga Padati Lebaran Topat di  Makam Bintaro & Loang Baloq  Mataram
Topat Agung di Makam Bintaro Kecamatan Ampenan, Lombok, Nusa Tenggara Barat [Suara.com/Buniamin]

Sementara itu, pengunjung yang lain Mala mengaku tidak mendapatkan sama sekali ketupat.

Pasalnya, jumlah masyarakat yang berebut ketupat agung itu sangat banyak mulai dari bapak-bapak, ibu-ibu hingga anak-anak.

"Banyak sekali yang maju berebut tadi. Jadi cuma bisa lihat saja," ujarnya.

Pengamanan pun disiapkan untuk kegiatan ini.

Baca Juga:Kronologi Warga Terkena Ledakan Petasan 8 Kilogram, Diotak-atik Langsung Terpental

Ratusan personel gabungan dari TNI, Polri, dan pemerintah daerah diterjunkan untuk mengamankan lokasi-lokasi wisata dan mengatur arus lalu lintas yang diperkirakan padat.

Rekayasa lalu lintas juga diberlakukan di beberapa titik strategis untuk mencegah kemacetan.

Asisten I setda Kota Mataram, H. Lalu Martawang mengatakan ketupat menjadi lambang keterikatan sosial yang kua dalam masyarakat.

Janur yang saling tersimpul mengajarkan bahwa kehidupan bermasyarakat kebersamaan dan persatuan dalam hal yang utama.

"Dari itu lebaran tepat bukan hanya sekedar tradisi tetapi juga sebuah simbol dari nilai-nilai kebersamaan dan harmoni dalam kehidupan sosial kita," katanya.

Baca Juga:Tradisi Hindu di Tengah Ramadan: 114 Ogoh-Ogoh Meriahkan Mataram dengan Toleransi Tinggi

Ia mengatakan, di era modern ini pelestarian budaya menjadi tantangan tersendiri.

Kemajuan teknologi dan perubahan gaya hidup seringkali membuat generasi muda kurang mengenal warisan budaya.

Dalam melestarikan tradisi merupakan tanggung jawab semua untuk menjaga dan merawat tradisi ini agar tetap lestari.

"Pemerintah kota Mataram berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan-kegiatan budaya yang memperkaya Hasanah kearifan lokal dan memperkuat identitas kota Mataram sebagai kota yang harmonis dan mandiri wisata dengan kemeriahan dan keunikan yang dimilikinya," tegasnya.

Menurutnya, perayaan ini dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan baik domestik maupun mancanegara.

Dengan begitu, pemda perlu mengemasnya dengan baik agar semakin dikenal luas dan dapat menjadi salah satu ikon budaya yang membanggakan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini