Jadwal Penutupan Pelabuhan Sebelum Nyepi di Bali, Dishub Sarankan Waktu Mudik Paling Ideal

Pelabuhan di Bali tutup 28 Maret 2025 pukul 24.00 WITA karena Nyepi.

Eviera Paramita Sandi
Senin, 17 Maret 2025 | 17:25 WIB
Jadwal Penutupan Pelabuhan Sebelum Nyepi di Bali, Dishub Sarankan Waktu Mudik Paling Ideal
Jadwal penutupan pelabuhan di Bali menjelang Nyepi [@satpelgilimanuk]

Sedangkan untuk kedatangannya 1.131.465 orang atau naik 2,88 persen.

Menurut Sutaryana peningkatan lalu lintas pergerakan orang ini naik karena momentum Lebaran 2025 berhimpitan dengan Hari Suci Nyepi, sehingga dengan kembali ke kampung halaman mereka tidak perlu menjalani penyepian.

Gotong Royong Pengamanan

Tentara Nasional Indonesia di bawah Komando Daerah Militer IX/Udayana dan pecalang bersinergi untuk mengamankan wilayah Bali, dalam membantu pihak kepolisian selama perayaan Nyepi dan Idul Fitri 1446 Hijriah.

Baca Juga:Alasan Koster Naikkan Tunjangan DPRD Bali Karena Kasihan Bebannya Berat

Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, kerjasama antar aparat dan pecalang adat ini selalu dilakukan demi kelancaran Nyepi di Bali.

"TNI akan terus berkolaborasi dengan semua elemen masyarakat, termasuk Pecalang, untuk memastikan Bali tetap kondusif, terutama menjelang perayaan Hari Raya Nyepi," ujar Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Muhammad Zamroni dalam gelar agung Pecalang Bali 2025 yang berlangsung di Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar, Sabtu (15/3/2025) lalu.

TNI menegaskan siap bersinergi dengan pecalang dalam menjaga ketertiban di wilayah adat, khususnya menjelang Hari Raya Nyepi.

Kendati demikian, potensi gangguan saat perayaan Nyepi tetap harus diantisipasi sebagaimana tahun-tahun sebelumnya.

Ketua Majelis Desa Adat (MDA) Bali, Ida Penglingsir Agung Putra Sukahet menegaskan perayaan hari besar keagamaan tidak pernah sepenuhnya terbebas dari gangguan.

Baca Juga:Imbauan Penting untuk Pemudik Lombok-Bali Jelang Nyepi dan Lebaran 2025

"Tidak mungkin akan terjadi perayaan hari raya apapun akan selalu baik, tanpa ada gangguan-gangguan kecil. Dari dulu setiap tahun pasti selalu ada," tegas Sukahet

Oleh karena itu ia menekankan pentingnya pendekatan persuasif dalam menangani pelanggaran saat Hari Raya Nyepi.

Terutama jika tidak ada unsur kesengajaan.

"Sepanjang tidak ada niat merusak Hari Raya Nyepi, mari kita bina dengan baik," ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk menjaga semangat toleransi dalam menghadapi berbagai permasalahan yang mungkin timbul dan menyelesaikannya dengan cara yang humanis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Karakter Utama di Drama Can This Love be Translated?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Menu Kopi Mana yang "Kamu Banget"?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Kepribadian MBTI Apa Sih Sebenarnya?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Zodiak Paling Cocok Jadi Jodohmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tua Usia Kulitmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Mobil yang Cocok untuk Introvert, Ambivert dan Ekstrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Detail Sejarah Isra Miraj?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono, Apa Layak Dilaporkan Polisi?
Ikuti Kuisnya ➔
Cek Prediksi Keuangan Kamu Tahun Depan: Akan Lebih Cemerlang atau Makin Horor?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: Kamu di 2026 Siap Glow Up atau Sudah Saatnya Villain Era?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini