Dokter Tifa Sebut Kata Ndasmu Punya Konsekuensi Dan Dampak yang Harus Diperhitungkan

Dokter Tifa menganggap bahwa kata-kata umpatan Presiden Prabowo ini adalah kata-kata yang disukai beliau.

Eviera Paramita Sandi
Jum'at, 21 Februari 2025 | 19:44 WIB
Dokter Tifa Sebut Kata Ndasmu Punya Konsekuensi Dan Dampak yang Harus Diperhitungkan
Dokter Tifa dalam Podcast Abraham Samad Speak Up. [Tangkapan layar]

SuaraBali.id - Dokter Tifauzia atau akrab disapa dengan Dokter Tifa belakangan in menyoroti soal celetukan viral Presiden Prabowo Subianto.

Sebelumnya, dalam momen pidato Prabowo di acara Hari Ulang Tahun Partai Gerindra, pihaknya sempat mengungkapkan kata ‘Ndasmu’.

Rupanya kata ‘Ndasmu’ ini sudah menjadi andalan sang presiden. Pasalnya, tak hanya sekali saja Prabowo mengungkapkan kata tersebut.

Dalam Bahasa Indonesia, kata ‘Ndasmu’ ini sendiri artinya adalah ‘Kepalamu’. Kata ini sering dikonotasikan sebagai umpatan kasar dalam Bahasa Jawa.

Baca Juga:Dari Atas Mobil Maung Prabowo Salami Warga Kupang di Sepanjang Ruas Jalan

Dokter Tifa menganggap bahwa kata-kata umpatan Presiden Prabowo ini adalah kata-kata yang disukai beliau.

“Kita dengar nggak cuma sekali ya, Presiden Prabowo itu memaki dengan kata-kata yang kayaknya senang sekali itu beliau sama kata-kata ‘Ndasmu’,” ujar Dokter Tifa, dikutip dari youtubenya, Jumat (21/2/25).

Namun, Dokter Tifa menilai kata-kata yang memiliki konotasi buruk itu bisa jadi memiliki alasan tertentu.

“Mungkin saja penggunaan kata ‘Ndasmu’ oleh Presiden Prabowo mungkin memiliki alasan strategis dalam konteks politik? We never know,” ujarnya.

“Tetapi ada dampak dan konsekuensi yang harus diperhitungkan oleh beliau, karena ada norma kepemimpinan,” sambungnya.

Baca Juga:Warga Penuhi Ruas Jalan di Kota Kupang Demi Menunggu Presiden Prabowo Melintas

Menurut Dokter Tifa, Presiden sudah seharusnya menjadi panutan bagi rakyatnya, sehingga harus menjadi tutur kata dan semacamnya.

“Seorang presiden harusnya jadi panutan bagi Masyarakat,” ucapnya.

“Jika ada presiden menggunakan kata makian dalam pidato resmi, ini bisa jadi pelajaran buruk dalam komunikasi politik,” sambungnya.

Dengan terbiasanya seorang presiden mengungkapkan kata-kata kasar, kata-kata makian dan semacamnya, Dokter Tifa khawatir akan berdampak buruk pada masyarakat.

“Masyarakat bisa meniru gaya komunikasi yang kasar, seakan caci mencaci itu menjadi hal biasa,” tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini