Dinkes Minta Antisipasi WNA China yang Datang ke Bali Dengan Kondisi Demam

Bali perketat pengawasan WN China di bandara antisipasi virus HMPV. Thermo scanner digunakan deteksi demam. Koordinasi Dinkes dan BBKK siap jika virus terdeteksi.

Eviera Paramita Sandi
Selasa, 07 Januari 2025 | 17:15 WIB
Dinkes Minta Antisipasi WNA China yang Datang ke Bali Dengan Kondisi Demam
Suasana terminal internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali [istimewa/Humas Bandara Ngurah Rai]

SuaraBali.id - Penjagaan di pintu masuk Bali kini diperketat untuk mengantisipasi Warga Negara (WN) China yang datang dalam kondisi demam.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bali I Nyoman Gede Anom, antisipasi ini menyikapi merebaknya wabah virus Human Metapneumovirus (HMPV) di China.

Meskipun saat ini belum terdeteksi virus HMPV masuk Bali atau Indonesia, namun karena Bali terbuka bagi pariwisata maka perlu fokus antisipasi ke kunjungan negara terkait.

“Ini seperti flu cepat menyebar, cuma yang di China sejenis itu belum masuk, tapi kita belum tahu karena kita terbuka untuk wisata, tetap protap kita jaga karena belum ada vaksin,” kata dia.

Baca Juga:Alasan Bomber Singapura Pilih Bali United, Salah Satunya Faktor Rumput

Bali saat ini memanfaatkan keberadaan thermo scanner untuk mendeteksi suhu tubuh penumpang yang masuk melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai sehingga dapat dilakukan pencegahan penyebaran.

“Untuk deteksi demam di sana (bandara) itu kan pasti kita lihat, misal dari China kalau dia demam kan kita pasti berpikir ke arah sana (virus HMPV), cepat kita arahkan untuk diperiksa cek lengkap, sekarang China kalau ada rombongan pasti kita cek,” ujarnya.

Hal ini juga diterapkan saat adanya kewaspadaan virus MonkeyPox lalu, di mana WN Afrika menjadi perhatian khusus di bandara.

“Jadi fokus karena ini kan (virus HMPV) di China, tapi yang jelas virus ini tidak mematikan, WHO pun belum menyatakan ini sebagai penyakit global, belum,” kata dia.

Koordinasi pemerintah daerah dengan Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) juga sudah dilakukan, nantinya jika virus HMPV terdeteksi maka pemerintah daerah akan mengarahkan pasien ke RS Prof Ngoerah.

Baca Juga:WNA di Bali Jadi Sopir Turis Asing, Driver Lokal : Jeruk Makan Jeruk, Imigrasi Kemana?

Anom meminta masyarakat tak panik, namun tetap menjaga kesehatan diri dengan pola hidup bersih  dan sehat, mengonsumsi makanan bergizi, dan menggunakan masker saat flu dan batuk. (ANTARA)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini